detikcom
Jumat, 27/02/2009 11:56 WIB

Warta Gerindra

Pengasuh Ponpes Sunan Drajat: Kami Berembug Perbaiki Pertanian

Adv - detikNews
Jakarta - Pengasuh Ponpes Sunan Drajat Lamongan, KH Abd. Ghafur mengaku bahwa capres Partai Gerindra Prabowo Subianto bukanlah 'orang jauh' bagi dirinya. Mereka acap bertemu untuk mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan rakyat kecil.

"Pak Prabowo itu bukan orang baru. Setiap datang ke Jawa Timur, ia selalu mampir ke Sunan Drajat," katanya kepada wartawan, saat menerima kunjungan Prabowo ke Ponpes Sunan Drajat, beberapa waktu lalu.

Pengasuh Ponpes Sunan Drajat itu juga mengaku keakrabannya dengan putera begawan ekonomi (alm.) Sumitro Djojohadikusumo itu juga telah terjalin sejak lama. Bahkan, katanya, sebelum Prabowo mendirikan Partai Gerindra.

Keakraban itu bisa terajut, karena mereka memiliki perhatian yang sama terhadap masyarakat kecil, seperti bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani. "Kami berembug bagaimana caranya memperbaiki pertanian dan mengangkat nasib petani Indonesia," tandasnya.

KH Abd. Ghafur menampik bila kedatangan Prabowo terkait dengan urusan politik. "Kedatangan Pak Prabowo kali ini untuk menghadiri acara reformasi pengurus dan alumni ponpes Sunan Drajat," jelas kyai karismatik tersebut.

Kunjungan Prabowo Subianto ke Ponpes Sunan Drajat beberapa waktu lalu mendapat sambutan hangat dari walisantri dan ribuan santri. Selain itu, warga sekitar juga antusias menyambut capres dari partai Gerindra tersebut.
(adv/adv)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Advertorial Lainnya Indeks Advertorial ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%