detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 27/02/2009 11:56 WIB

Warta Gerindra

Pengasuh Ponpes Sunan Drajat: Kami Berembug Perbaiki Pertanian

Adv - detikNews
Jakarta - Pengasuh Ponpes Sunan Drajat Lamongan, KH Abd. Ghafur mengaku bahwa capres Partai Gerindra Prabowo Subianto bukanlah 'orang jauh' bagi dirinya. Mereka acap bertemu untuk mendiskusikan masalah-masalah yang terkait dengan rakyat kecil.

"Pak Prabowo itu bukan orang baru. Setiap datang ke Jawa Timur, ia selalu mampir ke Sunan Drajat," katanya kepada wartawan, saat menerima kunjungan Prabowo ke Ponpes Sunan Drajat, beberapa waktu lalu.

Pengasuh Ponpes Sunan Drajat itu juga mengaku keakrabannya dengan putera begawan ekonomi (alm.) Sumitro Djojohadikusumo itu juga telah terjalin sejak lama. Bahkan, katanya, sebelum Prabowo mendirikan Partai Gerindra.

Keakraban itu bisa terajut, karena mereka memiliki perhatian yang sama terhadap masyarakat kecil, seperti bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani. "Kami berembug bagaimana caranya memperbaiki pertanian dan mengangkat nasib petani Indonesia," tandasnya.

KH Abd. Ghafur menampik bila kedatangan Prabowo terkait dengan urusan politik. "Kedatangan Pak Prabowo kali ini untuk menghadiri acara reformasi pengurus dan alumni ponpes Sunan Drajat," jelas kyai karismatik tersebut.

Kunjungan Prabowo Subianto ke Ponpes Sunan Drajat beberapa waktu lalu mendapat sambutan hangat dari walisantri dan ribuan santri. Selain itu, warga sekitar juga antusias menyambut capres dari partai Gerindra tersebut.
(adv/adv)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%