detikcom
Sabtu, 21/02/2009 16:41 WIB

Kontroversi Ular Raksasa di Kalimantan

Foto-foto 'Monster' yang Palsu

Ken Yunita - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Fox News
Jakarta - Foto ular raksasa di Sungai Sungai Baleh, Sibu, Sarawak, bagian utara Kalimatan yang masuk wilayah Malaysia menjadi perbincangan hangat. Belum ada konfirmasi apakah gambar yang konon diambil oleh seorang tim pengawas banjir yang berbasis di Sibu itu asli atau palsu.

Namun dari penelusuran detikcom, Sabtu (21/2/2009) jika dilihat dari sejarah, foto-foto yang menghebohkan semacam itu sudah muncul sejak puluhan tahun yang lalu. Saat itu, monster yang menjadi pembicaraan adalah Loch Ness.

Sebut saja 'The Spray Photograph' yang konon diambil pada 12 November 1933 oleh Hugh Gray. Saat sedang berjalan seorang diri pulang dari gereja, Gray melihat sesuatu membuat percikan besar di air. Tak mau kehilangan momen, Gray pun lantas mengambil kameranya dan mulai menjepret obyek tak biasa itu.

Dari sekian banyak jepretan Gray, hanya satu yang menampilkan 'sesuatu'. Orang-orang yang percaya adanya ular raksasa Loch Ness, gambar itu menjadi petunjuk pertama tentang monster itu. Namun para skeptis meragukannya. Mereka mengatakan, gambar itu seperti seekor anjing yang sedang berenang dan membawa tongkat di mulutnya.

Gambar heboh lainnya muncul pada April 1934 yang dikenal dengan 'The Surgeon's Photo. Pada 19 April 1934 dini hari, Colonel Robert Wilson, sedang mengemudi mobil di pinggir laut. Tiba-tiba saja dia dikejutkan oleh 'sesuatu' yang besar di air. Wilson pun berhenti dan mulai mengambil gambar 'sesuatu' tersebut.

Begitulah cerita yang dilontarkan ahli bedah itu. Foto itu pun dinobatkan sebagai salah satu foto terbagus yang menggambarkan eksistensi Loch Ness. Hingga kebenaran terungkap pada 1994.

Ternyata, 'sesuatu' yang dijepret itu bukanlah ular raksasa atau monster Loch Ness tapi kapal selam mainan dengan kepala ular laut. Dan ternyata, Wilson tidak pernah memotret gambar tersebut. Dia adalah orang yang sengaja membuat berita bohong itu.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ken/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%