Gajah Dilarang Masuk Bali
Kamis, 19/02/2009 18:09 WIB
dok detikcom
Denpasar
Pemerintah provinsi dan DPRD Bali melarang satwa gajah dimasukkan ke Bali. Larangan ini untuk menghindari kelebihan populasi satwa gajah dari daya tampung.
Larangan tersebut disepakati pada rapat gabungan antara DPRD Bali dan Pemerintah Provinsi Bali di DPRD Bali, jalan Dr Kusuma Atmaja, Denpasar, Kamis (19/2/2009).
Pelarangan tersebut berlaku sementara hingga adanya hasil kajian daya dukung alam Bali untuk binatang ini. "Hasil kajian ini untuk menentukan jumlah populasi gajah yang layak berada di Bali," kata Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya.
Kajian lainnya adalah untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan makanan bagi satwa gajah. Disebutkan, pakan untuk 20 ekor gajah sebanyak 40 ton terdiri dari pelepah kelapa dan berbagai jenis sayuran dalam sehari. Di Bali saat ini terdapat 86 ekor gajah yang tersebar di 3 kebun binatang.
Pelarangan ini muncul sejak adanya penambahan 10 ekor gajah di TSI II pada Januari 2009. Penambahan gajah ini sempat menjadi polemik karena Pemprov Bali hanya merekomendasikan penambahan 2 ekor dengan pertimbangan dokumen AMDAL yang mengizinkan pemeliharaan 20 ekor gajah sesuai dengan fasilitas kandang. Saat ini di TSI III terdapat 31 ekor gajah. Pihak TSI III menyatakan mampu menampung 38 ekor gajah.
Animal Curator Taman Safari Indonesia III Kadek Kusuma Atmaja mengatakan penambahan 10 ekor gajah sesuai rekomendasi dari Dinas Peternakan Bali serta sepengetahuan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alama (BKDSA) Bali. (gds/djo)
Larangan tersebut disepakati pada rapat gabungan antara DPRD Bali dan Pemerintah Provinsi Bali di DPRD Bali, jalan Dr Kusuma Atmaja, Denpasar, Kamis (19/2/2009).
Pelarangan tersebut berlaku sementara hingga adanya hasil kajian daya dukung alam Bali untuk binatang ini. "Hasil kajian ini untuk menentukan jumlah populasi gajah yang layak berada di Bali," kata Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya.
Kajian lainnya adalah untuk mengetahui pemenuhan kebutuhan makanan bagi satwa gajah. Disebutkan, pakan untuk 20 ekor gajah sebanyak 40 ton terdiri dari pelepah kelapa dan berbagai jenis sayuran dalam sehari. Di Bali saat ini terdapat 86 ekor gajah yang tersebar di 3 kebun binatang.
Pelarangan ini muncul sejak adanya penambahan 10 ekor gajah di TSI II pada Januari 2009. Penambahan gajah ini sempat menjadi polemik karena Pemprov Bali hanya merekomendasikan penambahan 2 ekor dengan pertimbangan dokumen AMDAL yang mengizinkan pemeliharaan 20 ekor gajah sesuai dengan fasilitas kandang. Saat ini di TSI III terdapat 31 ekor gajah. Pihak TSI III menyatakan mampu menampung 38 ekor gajah.
Animal Curator Taman Safari Indonesia III Kadek Kusuma Atmaja mengatakan penambahan 10 ekor gajah sesuai rekomendasi dari Dinas Peternakan Bali serta sepengetahuan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alama (BKDSA) Bali. (gds/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:03 WIB
Menkeu Tetap Menolak Bersaksi untuk Wa Ode, Termasuk di Pengadilan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
