Ikan Paus Terdampar di Pantai Parangkusumo
Sabtu, 14/02/2009 19:01 WIB
Foto: Ilutrasi
Jakarta
Seekor ikan paus dengan berat sekitar 3 ton, panjang sekitar 6 meter ditemukan terdampar di kawasan Pantai Parangkusumo, Bantul. Ikan paus tersebut ditemukan warga sudah dalam keadaan mati.
Bangkai ikan paus tersebut ditemukan pertama kali sekitar pukul 12.00 WIB, oleh Tugiran (45) warga Parangkusumo saat menyusuri pantai. Ketika berada di daerah gumuk pasir kawasan Parangkusumo, dia melihat ikan besar yang terdampar di pantai.
"Kondisi sudah mati dan mengeluarkan bau busuk," kata Anggota SAR Parangtritis, M. Taufik kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (14/2/2009).
Menurut Taufik, jenis paus yang ditemukan adalah jenis tutul. Para nelayan sering menyebutnya dengan ikan hiu tutul karena di sekujur badannya terdapat bintik-bintik tutul dengan kulit berwarna hitam ke abu-abuan dan ada warna sedikit hijau tua.
"Jenis seperti juga pernah terdampar di sekitar pantai kawasan Parangtritis dan Trisik Kulonprogo beberapa tahun silam. Kondisinya juga sama sudah mati atau jadi bangkai," katanya.
Taufik menyatakan pihak belum memutuskan bangkai ikan paus itu akan ditarik ke daratan atau tidak. Pada sore hari ini, meski cuaca sekitar pantai cerah, namun ombak lumayan besar. Saat ini bangkai ikan paus tersebut menjadi tontonan warga maupun wisatawan yang berkunjung di pantai.
"Nanti terserah warga dan nelayan sekitar, apa mau ditarik ke darat atau tidak. Kondisi memang sudah mati danmengeluarkan bau busuk," pungkasnya.
(bgs/mad)
Bangkai ikan paus tersebut ditemukan pertama kali sekitar pukul 12.00 WIB, oleh Tugiran (45) warga Parangkusumo saat menyusuri pantai. Ketika berada di daerah gumuk pasir kawasan Parangkusumo, dia melihat ikan besar yang terdampar di pantai.
"Kondisi sudah mati dan mengeluarkan bau busuk," kata Anggota SAR Parangtritis, M. Taufik kepada detikcom melalui telepon, Sabtu (14/2/2009).
Menurut Taufik, jenis paus yang ditemukan adalah jenis tutul. Para nelayan sering menyebutnya dengan ikan hiu tutul karena di sekujur badannya terdapat bintik-bintik tutul dengan kulit berwarna hitam ke abu-abuan dan ada warna sedikit hijau tua.
"Jenis seperti juga pernah terdampar di sekitar pantai kawasan Parangtritis dan Trisik Kulonprogo beberapa tahun silam. Kondisinya juga sama sudah mati atau jadi bangkai," katanya.
Taufik menyatakan pihak belum memutuskan bangkai ikan paus itu akan ditarik ke daratan atau tidak. Pada sore hari ini, meski cuaca sekitar pantai cerah, namun ombak lumayan besar. Saat ini bangkai ikan paus tersebut menjadi tontonan warga maupun wisatawan yang berkunjung di pantai.
"Nanti terserah warga dan nelayan sekitar, apa mau ditarik ke darat atau tidak. Kondisi memang sudah mati danmengeluarkan bau busuk," pungkasnya.
(bgs/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:03 WIB
Menkeu Tetap Menolak Bersaksi untuk Wa Ode, Termasuk di Pengadilan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
