Ulama Sudan Serukan Boikot Valentine's Day
Jumat, 13/02/2009 13:46 WIB
Ilustrasi
Khartoum
Para ulama senior Sudan menyerukan kaum muda negeri itu untuk memboikot Valentine's Day. Alasannya, perayaan Hari Kasih Sayang itu merupakan produk Barat yang bisa menyesatkan pasangan kekasih.
Anggota Otoritas Ulama Sudan, badan berpengaruh di Sudan yang terdiri dari para pemimpin agama Islam, menyerukan kaum wanita dan pria untuk mengabaikan event 14 Februari.
"Valentine's Day berasal dari negara-negara Barat. Saya serukan muslim untuk tidak meniru umat Kristen," kata pendakwah Sheikh Hassan Hamid dalam statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (13/2/2009).
"Uang yang dihabiskan di Valentine's Day akan lebih baik digunakan untuk mendorong kaum muda menikah," imbuhnya.
Perayaan Valentine's Day beberapa tahun terakhir kian populer di kalangan mahasiswa dan kaum muda di Khartoum, ibukota Sudan. Kartu-kartu Valentine bisa didapatkan di toko-toko di Khartoum.
Pasangan muda juga kerap duduk-duduk di taman dan di sejumlah restoran cepat saji di kota tersebut. Ulama lainnya, Al-Muhalab Barakat menegaskan, kaum muda Sudan hendaknya tidak menghabiskan waktu mereka dengan berkeliaran di taman-taman kota pada Valentine's Day.
"Ini cuma bagian dari kultur Barat yang tidak seharusnya diikuti di Sudan," tegas Barakat. "Kaum muda yang pergi ke taman bersama gadis-gadis muda hingga tengah malam bisa melakukan kesalahan," pungkasnya. (ita/iy)
Anggota Otoritas Ulama Sudan, badan berpengaruh di Sudan yang terdiri dari para pemimpin agama Islam, menyerukan kaum wanita dan pria untuk mengabaikan event 14 Februari.
"Valentine's Day berasal dari negara-negara Barat. Saya serukan muslim untuk tidak meniru umat Kristen," kata pendakwah Sheikh Hassan Hamid dalam statemen seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (13/2/2009).
"Uang yang dihabiskan di Valentine's Day akan lebih baik digunakan untuk mendorong kaum muda menikah," imbuhnya.
Perayaan Valentine's Day beberapa tahun terakhir kian populer di kalangan mahasiswa dan kaum muda di Khartoum, ibukota Sudan. Kartu-kartu Valentine bisa didapatkan di toko-toko di Khartoum.
Pasangan muda juga kerap duduk-duduk di taman dan di sejumlah restoran cepat saji di kota tersebut. Ulama lainnya, Al-Muhalab Barakat menegaskan, kaum muda Sudan hendaknya tidak menghabiskan waktu mereka dengan berkeliaran di taman-taman kota pada Valentine's Day.
"Ini cuma bagian dari kultur Barat yang tidak seharusnya diikuti di Sudan," tegas Barakat. "Kaum muda yang pergi ke taman bersama gadis-gadis muda hingga tengah malam bisa melakukan kesalahan," pungkasnya. (ita/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 13:45 WIB
Ini Ciri-ciri Detail Pelaku Maling Motor Penembak Satpam IPB
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:03 WIB
Menkeu Tetap Menolak Bersaksi untuk Wa Ode, Termasuk di Pengadilan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
