Detik.com News
Detik.com

Rabu, 11/02/2009 15:19 WIB

Lahan Digugat Belanda, Karyawan Perhutani Demo

Triono Wahyu Sudibyo - detikNews
Lahan Digugat Belanda, Karyawan Perhutani Demo (foto: Triono WS/detikcom)
Semarang - Sekitar 100 karyawan Perhutani Jateng berunjuk rasa di PN Semarang, Jl Siliwangi, Rabu (11/2/2009). Mereka minta gugatan WN Belanda dibatalkan.

WN Belanda bernama Yohanna de Meyyer itu mengajukan gugatan Mei 2008 dan akan diputuskan hari ini. Dia mengklaim memiliki lahan seluas 2.440 hektare di areal perhutani yang terbentang mulai dari Tegal hingga Blora.

Yohanna mendasarkan pada dokumen kakeknya, Samuel de Meyyer, yang berisi kepemilikan atas tanah . Namun yang digugat adalah rel atau lori di atasnya.

Di atas lahan sengketa terdapat rel sepanjang 3 ribuan Km. Menurut perhitungan Perhutani, nilai rel itu sebesar Rp 6 miliar.

Kepala Biro Hukum Agraria Perhutani Jateng, Soedjarwo mengatakan bukti gugatan Yohanna sebenarnya tidak begitu jelas. Pasalnya, dokumen milik Samuel hanya berupa peta.

"Dalam gugatan ini, kami mengajukan bukti sebanyak 521 dokumen," katanya.

Sidang ditunda, karena penggugat atau yang mewakili tidak hadir. Para pendemp terlihat kecewa dan mengakhiri aksinya dengan membacakan pernyataan sikap.

Karyawan Perhutani mendesak PN membatlkan gugatan Yohanna. Mereka tidak ingin lahan atau barang apapun diambil WN asing. Aksi dijaga ratusan polisi.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(try/djo)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%