detikcom

Laporan dari Delft

Aplikasi Statistik Permudah Perawatan Kabel Listrik Bawah Tanah

Eddi Santosa - detikNews
Rabu, 11/02/2009 00:05 WIB
Delft Pemodelan statistik, data-data pengukuran Partial Discharge (PD) pada kabel listrik tegangan menengah, dapat digunakan untuk memperkirakan umur kabel dan kapan kabel itu harus diganti.

Demikian Edy Mu'tasim Billah dalam presentasi penelitian tesis kelulusan masternya di Delft University of Technology, Senin (9/2/2009) seperti disampaikan Dedy H.B. Wicaksono kepada detikcom hari ini.

PD adalah fenomena ketika terjadi kerusakan lokal pada insulasi kabel ketika kabel diberikan beban berupa tegangan tinggi tertentu. Tujuan penelitian Edy adalah untuk menganalisis data PD dari lapangan dan memecahkan masalah pengukuran PD yang kurang baik.

Problem-problem yang dihadapi dalam transfer data pengukuran PD saat ini adalah antara lain kurangnya data yang diambil atau dicatat, sehingga tidak cukup untuk analisa statistik, serta tipe-tipe komponen (kabel) yang belum didefinisikan secara jelas.

Edy, yang juga adalah karyawan BUMN PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), mengusulkan suatu prosedur untuk mentransformasikan data pengukuran PD menjadi informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan untuk manajemen aset perusahaan utilitas listrik. Dalam hal ini aset yang ditinjau adalah kabel listrik untuk tegangan menengah (20 kV).

Dari informasi diagnostik yang didapat dari data lapangan, Edy mengusulkan pendekatan statistik untuk pengklasifikasian status kondisi aset kabel listrik. Ada tiga kategori yang diusulkan Edy yakni masih baru, tua, dan amat tua.

Data PD yang didapat di lapangan selanjutnya dipaskan dengan suatu model distribusi statistik, dan dari situ dilakukan klasifikasi kategori statusnya.

Untuk evaluasi, jenis material kabel yang digunakan juga perlu diketahui, misalnya apakah termasuk kabel Paper-Insulated Lead Cable (PILC), ataukah jenis kabel XLPE (Cross-Linked PolyEthylene) ataukah jenis campuran. Demikian pula perlu didata ukuran terminasinya, sambungan, maupun insulasinya.

Dari data-data ini, setelah dipaskan dengan model statistik yang dipilih, misalnya distribusi Weibull, didapatkan suatu angka index kondisi (Condition Index Value) aset kabel terkait.

Edy mengklasifikasikan menjadi tiga kelompok CI value: kelompok 9 untuk CI value 6,6 – 9; kelompok 6 untuk CI value 4.5 – 6; dan kelompok 1 untuk CI value 1 - 4,2.

Selanjutnya data-data ini dikirimkan ke bagian perawatan aset untuk ditindaklanjuti. Misalnya kabel yang termasuk kelompok 1 sudah termasuk 'sangat tua' dan perlu diganti. (es/es)

Share:



Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Lapsus Index »
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel