Detik.com News
Detik.com

Selasa, 10/02/2009 11:15 WIB

Dukun Cilik Sakti Ponari Dieksploitasi video

Irwan Nugroho - detikNews
Dukun Cilik Sakti Ponari Dieksploitasi
Jakarta - Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) melihat adanya eksploitasi terhadap anak dalam fenomena Ponari, dukun cilik sakti di Jombang, Jawa Timur (Jatim). Lembaga itu meminta semua pihak lebih mementingkan hak-hak Ponari dibanding mukjizat yang dipunyainya.

"Ini terjadi eksploitasi dan perampasan hak anak. Dia sudah melakukan penyembuhan di luar batas kepribadian anak. Ponari melakukan aktivitasnya lebih 3 jam, sekolahnya tertinggal, harus didatangkan guru, dan sebagainya," kata Sekjen Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (10/2/2009).

Memang, kata Arist, pengobatan itu tidak dipungut tarif. Akan tetapi, pasien yang "berobat" memberikan sesuatu, utamanya dalam bentuk uang. Dari uang yang terkumpul tersebut, Arist mendengar ada yang akan digunakan untuk membangun jalan di lingkungan Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Megaluh, Jombang.

Lebih memperihatinkan lagi, lanjut Arist, Ponari tetap mengobati puluhan ribu pasiennya dalam kondisi sakit pada Senin kemarin. Anak tersebut bukannya disuruh beristirahat, akan tetapi digendong-gendong untuk melayani pasien.

Untuk itu, demi Ponari, Arist meminta pihak-pihak terkait mulai keluarga, Pamong Desa Balongsari, Pemda Jombang, dan Kepolisian setempat untuk berembug kembali. Jika tidak dapat dihentikan sementara, para pasien yang hendak berobat dapat saja disiasati.

"Kalau itu mukjizat sebenarnya biarlah mengalir, manusia kan juga tidak bisa menolak pemberian Tuhan. Cuma harus disiasati. Misalnya memakai foto. Kan fotonya bisa dilihat. Terus edarkan air di tanki kepada yang antre dan celumpakan batunya. Karena yang berkhasiat kan katanya air, bukan batunya," kata Arist.

Menurut Arist, Komnas PA kini menurunkan tim ke Jombang untuk melihat secara langsung. Hasil penelitian dari Komnas akan menjadi rekomendasai bagi pihak-pihak terkait tersebut untuk mengambil keputusan yang bijaksana.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(irw/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Cegah Prostitusi, Pengelola Apartemen di Jakarta Harus Laporkan Penghuninya

Polisi membongkar praktik prostitusi di apartemen yang berawal dari pemesanan melalui forum di internet. Untuk mengantisipasi hal itu, Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat meminta para pengelola apartemen harus memberikan data-data penghuninya. Bila Anda setuju dengan Wagub Djarot, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%