Mesir Tahan Duit Hamas Rp 129,5 M
Jumat, 06/02/2009 07:08 WIB
Ismailiah
Mesir menahan duit Hamas dari tangan Ayman Taha sebesar US$ 11 juta atau Rp 129 miliar. Duit yang mulanya akan dibawa Taha ke Gaza akhirnya didepositkan di salah satu bank di El Arish, Mesir.
Alhasil, Taha yang tadinya ke Mesir untuk perundingan gencatan senjata dengan intelijen Mesir, pulang ke Gaza tanpa uang sepeser pun. Uang yang dimiliki Taha persisnya adalah US$ 9 juta atau Rp 106,5 miliar dan 2 juta Euro atau US$ 2,56 juta setara Rp 30,3 miliar .
Uang itu didepositkan di Bank Nasional Mesir di El Arish, selatan Sinai atas nama Pemerintah Mesir, ujar seorang sumber di Kepolisian Mesir, seperti dilansir Reuters, Jumat (6/2/2009).
Di perbatasan Rafah-Gaza, petugas perbatasan Mesir melepaskan lima anggota delegasi Hamas yang lain namun menahan Taha karena uang itu. Sumber di kepolisian menerangkan perintah itu diterima atas permintaan Menteri Keuangan Mesir. Namun ketika dikonfirmasi, Menkeu Mesir enggan memberikan komentar.
Ini merupakan pertama kalinya petinggi Hamas diketahui membawa sejumlah besar uang ke Gaza sejak Hamas mengambil alih pemerintahan pada Juni 2007.
Sebelum Juni 2007, Mesir mengizinkan Menlu Palestina saat itu Mahmoud el-Zahar, yang juga politisi Hamas, membawa uang US$ 20 juta atay Rp 236,8 miliar di setiap waktu. Saat itu uang sebesar itu untuk membayar gaji bulanan di tengah sanksi negara barat yang mempersulit tranfer uang melalui bank. (nwk/nwk)
Alhasil, Taha yang tadinya ke Mesir untuk perundingan gencatan senjata dengan intelijen Mesir, pulang ke Gaza tanpa uang sepeser pun. Uang yang dimiliki Taha persisnya adalah US$ 9 juta atau Rp 106,5 miliar dan 2 juta Euro atau US$ 2,56 juta setara Rp 30,3 miliar .
Uang itu didepositkan di Bank Nasional Mesir di El Arish, selatan Sinai atas nama Pemerintah Mesir, ujar seorang sumber di Kepolisian Mesir, seperti dilansir Reuters, Jumat (6/2/2009).
Di perbatasan Rafah-Gaza, petugas perbatasan Mesir melepaskan lima anggota delegasi Hamas yang lain namun menahan Taha karena uang itu. Sumber di kepolisian menerangkan perintah itu diterima atas permintaan Menteri Keuangan Mesir. Namun ketika dikonfirmasi, Menkeu Mesir enggan memberikan komentar.
Ini merupakan pertama kalinya petinggi Hamas diketahui membawa sejumlah besar uang ke Gaza sejak Hamas mengambil alih pemerintahan pada Juni 2007.
Sebelum Juni 2007, Mesir mengizinkan Menlu Palestina saat itu Mahmoud el-Zahar, yang juga politisi Hamas, membawa uang US$ 20 juta atay Rp 236,8 miliar di setiap waktu. Saat itu uang sebesar itu untuk membayar gaji bulanan di tengah sanksi negara barat yang mempersulit tranfer uang melalui bank. (nwk/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:03 WIB
Menkeu Tetap Menolak Bersaksi untuk Wa Ode, Termasuk di Pengadilan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:35 WIB
Polisi Imbau Pelajar di Jakarta Tak Konvoi Usai Kelulusan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
