Tukang Pasang Gambar Caleg di Mobil Banjir Order
Rabu, 04/02/2009 13:48 WIB
Jakarta
Masa kampanye harus dimanfatkan sebaik-baiknya. Cara yang digunakan partai atau calon legislatif (caleg) untuk mempromosikan diri pun semakin kreatif. Misalnya, menempel foto pribadi atau stiker gambar partai di kaca mobil.
Tentu ini menjadi pilihan menarik bagi partai dan caleg. Selain mudah dilihat di jalanan kampanye memasang stiker di mobil relatif murah.
"Kalau masang aja dari Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu," kata salah satu tukang pasang kaca film yang sering mangkal di Jl Pramuka, Feri (24), kepada detikcom, Jakarta Timur, Rabu (3/2/2009).
Mendekati pemilu ini, usaha Feri mulai ramai. Sudah dua bulan ini ia kebanjiran order pasang stiker partai/gambar caleg di kaca mobil.
"Ada dua puluh mobil yang minta dipasangin, kebanyakan Avanza," terangnya.
Selain Feri, ada juga Nana (42). Pria yang sudah lima tahun menjadi tukang pasang kaca mobil di Jl Pramuka ini menyatakan, order pasang stiker baru terjadi pada momen menjelang pemilu kali ini.
"Dulu-dulu belum ada tuh Mas, tapi sekarang sudah banyak," imbuhnya.
Nana menceritakan, kebanyakan alasan mereka berkampanye dengan menempel stiker di kaca mobil karena unik dan lebih efektif. Gambar dan foto partai/caleg dapat dilihat jelas oleh pandangan mata.
"Sekarang di angkot aja banyak, orang-orang makin gampang lihatnya," jelas pria asal Tangerang ini.
Di sepanjang Jl Pramuka masih banyak puluhan teman-teman Feri dan Nana. Mereka berderet di pinggir-pinggir trotoar sambil melayangkan tangan pada setiap kendaraan yang lewat.
Walaupun menguntungkan, pekerjaan memasang kaca mobil di jalanan bukan tanpa resiko. Tidak jarang mereka harus cepat bergegas lari apabila petugas Satpol PP datang.
Maklum aktivitas mereka memang ilegal dan yang pasti membuat jalanan macet. Ini karena hampir seperempat jalan digunakan untuk mereka bekerja.
Kampanye model ini memang murah meriah. Cukup bikin stiker seukuran kaca mobil, pasang dalam waktu 15 menit, setelah itu tinggal jalan-jalan ke mana saja.
Namun, lanjut Nana, sebenarnya memasang stiker di kaca belakang bisa berbahaya. Hal tersebut bisa menghalangi pandangan pengemudi dalam berkendara. "Yah, takutnya menghalangi saat parkir," ujarnya.
Polisi mengimbau agar trik kampanye ini dihindari karena merusak konsentrasi pengendara lainnya dan pandangan spion mobil bergambar caleg tertutupi.
(ape/nrl)
Tentu ini menjadi pilihan menarik bagi partai dan caleg. Selain mudah dilihat di jalanan kampanye memasang stiker di mobil relatif murah.
"Kalau masang aja dari Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu," kata salah satu tukang pasang kaca film yang sering mangkal di Jl Pramuka, Feri (24), kepada detikcom, Jakarta Timur, Rabu (3/2/2009).
Mendekati pemilu ini, usaha Feri mulai ramai. Sudah dua bulan ini ia kebanjiran order pasang stiker partai/gambar caleg di kaca mobil.
"Ada dua puluh mobil yang minta dipasangin, kebanyakan Avanza," terangnya.
Selain Feri, ada juga Nana (42). Pria yang sudah lima tahun menjadi tukang pasang kaca mobil di Jl Pramuka ini menyatakan, order pasang stiker baru terjadi pada momen menjelang pemilu kali ini.
"Dulu-dulu belum ada tuh Mas, tapi sekarang sudah banyak," imbuhnya.
Nana menceritakan, kebanyakan alasan mereka berkampanye dengan menempel stiker di kaca mobil karena unik dan lebih efektif. Gambar dan foto partai/caleg dapat dilihat jelas oleh pandangan mata.
"Sekarang di angkot aja banyak, orang-orang makin gampang lihatnya," jelas pria asal Tangerang ini.
Di sepanjang Jl Pramuka masih banyak puluhan teman-teman Feri dan Nana. Mereka berderet di pinggir-pinggir trotoar sambil melayangkan tangan pada setiap kendaraan yang lewat.
Walaupun menguntungkan, pekerjaan memasang kaca mobil di jalanan bukan tanpa resiko. Tidak jarang mereka harus cepat bergegas lari apabila petugas Satpol PP datang.
Maklum aktivitas mereka memang ilegal dan yang pasti membuat jalanan macet. Ini karena hampir seperempat jalan digunakan untuk mereka bekerja.
Kampanye model ini memang murah meriah. Cukup bikin stiker seukuran kaca mobil, pasang dalam waktu 15 menit, setelah itu tinggal jalan-jalan ke mana saja.
Namun, lanjut Nana, sebenarnya memasang stiker di kaca belakang bisa berbahaya. Hal tersebut bisa menghalangi pandangan pengemudi dalam berkendara. "Yah, takutnya menghalangi saat parkir," ujarnya.
Polisi mengimbau agar trik kampanye ini dihindari karena merusak konsentrasi pengendara lainnya dan pandangan spion mobil bergambar caleg tertutupi.
(ape/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 10/08/2009 13:49 WIB
Caleg Terpilih DPRD Muba Sumsel Diduga Berijazah Palsu
-
Kamis, 06/08/2009 20:40 WIB
Tim Mega-Prabowo: Penjelasan KPU tentang DPT di MK Menggelikan
-
Kamis, 06/08/2009 19:36 WIB
Pelaksanaan Pilpres 2009
Sekjen PBB Beri Selamat ke Presiden SBY
-
Kamis, 06/08/2009 19:19 WIB
Ical Diminta Waspadai Kader Pragmatis di Sekelilingnya
-
Kamis, 06/08/2009 18:34 WIB
Dituduh Curang, KPU Ancam Serang Balik
-
Senin, 21/05/2012 15:27 WIB
Ini Syarat Polri untuk Konser Lady Gaga
-
Senin, 21/05/2012 14:45 WIB
FPI Pegang 150 Tiket Lady Gaga, Polisi: Pengamanan Disiagakan!
-
Senin, 21/05/2012 17:03 WIB
Istana: Dahlan Iskan Mundur Hanya Rumor
-
Senin, 21/05/2012 16:11 WIB
Ibunda Ingin Lihat Jasad Heny Pramugari Sky untuk Terakhir Kali
-
661 Komentar
-
443 Komentar
-
357 Komentar
-
347 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,776.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





Sending your message




_(baru).gif)

_2.gif)
(2).gif)
