Terdampar di Aceh
Terombang-ambing 21 Hari, 20 Manusia Perahu Tewas
Selasa, 03/02/2009 11:02 WIB
Suku Rohingya (Reuters)
Banda Aceh
Ratusan manusia perahu asal Myanmar yang terdampar di Aceh saat ini diperiksa oleh petugas TNI AL. Manusia perahu tersebut mengaku, ada 20 orang yang tewas selama perjalanan menuju perairan Aceh Timur.
"Ada sekitar 20 orang yang tewas selama terombang-ambing di laut," ujar petugas Patroli Angkatan Laut Letnan Tedi, seperti dikutip AFP, Selasa (3/2/2009).
Menurut Tedi, 198 manusia perahu tersebut adalah suku muslim Rohingya yang beragama Islam. Mereka mengaku telah dibuang ke laut oleh pihak keamanan Thailand.
"Hampir 3 minggu mereka di lautan. Sebagian besar kondisi kesehatannya kritis dan saat ini sedang dirawat intensif di RSUD Aceh Timur," jelasnya.
Suku Rohingya tersebut meninggalkan kampung halaman mereka di Arakan, sebuah distrik di wilayah barat Myanmar. Mereka melakukan migrasi karena merasa terpinggirkan oleh kaum mayoritas Buddha di sana.
Sedikitnya 1.000 warga suku Rohingya yang telah dibuang oleh pihak militer Thailand dalam beberapa minggu terakhir. Namun hanya 650 orang yang ditemukan di perairan Indonesia dan India, sisanya tewas ditelan lautan.
"Komunikasi masih sulit, karena mereka tidak bisa berbahasa Inggris," kata Tedi.
Sebelumnya Departemen Luar Negeri (Deplu) RI juga menyatakan adanya 190 manusia perahu asal suku Rohingya yang terdampar di Sabang pada 7 Januari lalu. Migrasi ratusan warga perbatasan Bangladesh-Myanmar tersebut disinyalir karena motif ekonomi. (mad/nrl)
"Ada sekitar 20 orang yang tewas selama terombang-ambing di laut," ujar petugas Patroli Angkatan Laut Letnan Tedi, seperti dikutip AFP, Selasa (3/2/2009).
Menurut Tedi, 198 manusia perahu tersebut adalah suku muslim Rohingya yang beragama Islam. Mereka mengaku telah dibuang ke laut oleh pihak keamanan Thailand.
"Hampir 3 minggu mereka di lautan. Sebagian besar kondisi kesehatannya kritis dan saat ini sedang dirawat intensif di RSUD Aceh Timur," jelasnya.
Suku Rohingya tersebut meninggalkan kampung halaman mereka di Arakan, sebuah distrik di wilayah barat Myanmar. Mereka melakukan migrasi karena merasa terpinggirkan oleh kaum mayoritas Buddha di sana.
Sedikitnya 1.000 warga suku Rohingya yang telah dibuang oleh pihak militer Thailand dalam beberapa minggu terakhir. Namun hanya 650 orang yang ditemukan di perairan Indonesia dan India, sisanya tewas ditelan lautan.
"Komunikasi masih sulit, karena mereka tidak bisa berbahasa Inggris," kata Tedi.
Sebelumnya Departemen Luar Negeri (Deplu) RI juga menyatakan adanya 190 manusia perahu asal suku Rohingya yang terdampar di Sabang pada 7 Januari lalu. Migrasi ratusan warga perbatasan Bangladesh-Myanmar tersebut disinyalir karena motif ekonomi. (mad/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 13:44 WIB
Penyelundup Uang Palsu Diringkus di Pelabuhan Bakauheni
-
Sabtu, 26/05/2012 13:40 WIB
Jual Sabu, Polisi Berpangkat Brigadir Dibekuk di Medan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:03 WIB
Menkeu Tetap Menolak Bersaksi untuk Wa Ode, Termasuk di Pengadilan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:41 WIB
Mayat Penuh Luka Ditemukan Terapung di Sungai Sei Putih
-
Sabtu, 26/05/2012 12:35 WIB
Polisi Imbau Pelajar di Jakarta Tak Konvoi Usai Kelulusan
-
Sabtu, 26/05/2012 12:48 WIB
Rakyat Yaman Gelar Demo Anti-Amerika dan Anti-Israel
-
Sabtu, 26/05/2012 12:16 WIB
Lagi, Pesawat Tak Berawak AS Tewaskan 4 Militan di Pakistan
-
Sabtu, 26/05/2012 11:03 WIB
Ini Alasan Mahfud MD Ikut Sambut Bachtiar Chamsyah di Cipinang
-
Sabtu, 26/05/2012 12:13 WIB
Menkum: Apa yang Mereka Lakukan untuk WNI yang Dibui di Luar Negeri?
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
