detikcom
Sabtu, 24/01/2009 18:12 WIB

Pertemuan Ciganjur II

PDIP Akui Hanya Reuni dan Makan Siang

M. Rizal Maslan - detikNews
Jakarta - Sejumlah tokoh nasional yang pada tahun 1998 melakukan pertemuan Ciganjur, kembali akan bertemu di Solo, Jawa Tengah, Selasa (27/1/2009). Pertemuan tersebut diakui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai reuni dan makan siang.

"Di sela-sela Rekarnas, Ibu Mega akan bertemu dengan Sri Sultan HBX, Amien Rais dan Gus Dur di Solo. Mereka ngumpul mau ngobrol dan reuni saja," kata Ketua Bidang Kesra DPP PDIP Adang Ruchiatna kepada wartawan di kantor DPD PDIP DKI Jakarta, Jl Tebet Raya, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (24/1/2009).

Seperti diketahui, sejumlah tokoh nasional yang akan hadir adalah Megawati Soekarnoputri, Gus Dur, Amien Rais, Sri Sultan Hamengku Buwono, minus Akbar Tandjung. Pertemuan itu bersamaan dengan Rakernas IV PDIP di Solo pada 27-28 Januari 2009 mendatang.

"Kemungkinan Gus Dur tidak datang dan akan diwakilkan oleh Yenny. Gus Dur kan rutin harus check up kesehatannya," ungkap Adang yang juga sebagai Ketua DPD PDIP DKI Jakarta ini.

Ditanya apakah nanti dalam pertemuan yang diklaim sebagai pertemuan 'Cigabjur II' akan keluar suatu kesepakatan, Adang mengaku, tidak tahu. "Pastinya sih ada, mungkin saja. Tapi saya nggak ngerti, ya kira-kira begitulah," jawabnya singkat.

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(zal/djo)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%