KM Teratai Prima Tenggelam
Kepala Adpel Syahbandar Diisukan Dicopot
Jumat, 23/01/2009 19:36 WIB
Keluarga korban (Foto: MN Abdurrahman)
Samarinda
Kepala Administrator Pelabuhan (Adpel) Syahbandar Samarinda Capt Sudiono dikabarkan dicopot dari jabatannya oleh Dirjen Perhubungan Laut (Hubla). Tindakan ini diduga terkait insiden tenggelamnya KM Teratai Prima di Perairan Majene Sulawesi Barat, Minggu 11 Januari lalu.
Saat detikcom mengunjungi kantor Adpel Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (23/1/2009), Sudiono tidak ada di ruang kerjanya. Sejumlah staf yang biasanya mengatur kunjungan tamu Sudiono juga tidak terlihat. Padahal hari ini, kantor Adpel Samarinda didatangi tim penyidik KNKT. Rombongan tim KNKT hanya diterima Kasi Penjagaan dan Keselamatan Adpel Syahbandar Samarinda Helmin.
Namun saat di konfirmasi mengenai isu ini, Helmin membantahnya. Menurutnya, isu pemecatan Sudiono tidak benar. Dia juga menegaskan, Sudiono pagi tadi masih masuk kerja.
"Saya tidak komentar jauh. Kalau pun kabar pencopotan itu benar, tentunya sudah ada beritanya di televisi. Nah ini kan tidak ada. Tadi pagi saja beliau (Sudiono) ada kok," ujar Helmin.
KM Teratai Samarinda tenggelam di perairan Majene, Sulawesi Barat. KM dengan jurusan Parepare-Samarinda ini diperkirakan mengangkut lebih dari 250 penumpang.
Penyebab kecelakaan hingga saat ini masih di lakukan penyelidikan. Namun ada dugaan, salah satu penyebabnya adalah mesin kapal memiliki spesifikasi lebih rendah dari seharusnya. Sebagai kepala Adpel, Sudiono dinilai bertanggung jawab atas keluarnya izin keselatan kapal tersebut. (djo/djo)
Saat detikcom mengunjungi kantor Adpel Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (23/1/2009), Sudiono tidak ada di ruang kerjanya. Sejumlah staf yang biasanya mengatur kunjungan tamu Sudiono juga tidak terlihat. Padahal hari ini, kantor Adpel Samarinda didatangi tim penyidik KNKT. Rombongan tim KNKT hanya diterima Kasi Penjagaan dan Keselamatan Adpel Syahbandar Samarinda Helmin.
Namun saat di konfirmasi mengenai isu ini, Helmin membantahnya. Menurutnya, isu pemecatan Sudiono tidak benar. Dia juga menegaskan, Sudiono pagi tadi masih masuk kerja.
"Saya tidak komentar jauh. Kalau pun kabar pencopotan itu benar, tentunya sudah ada beritanya di televisi. Nah ini kan tidak ada. Tadi pagi saja beliau (Sudiono) ada kok," ujar Helmin.
KM Teratai Samarinda tenggelam di perairan Majene, Sulawesi Barat. KM dengan jurusan Parepare-Samarinda ini diperkirakan mengangkut lebih dari 250 penumpang.
Penyebab kecelakaan hingga saat ini masih di lakukan penyelidikan. Namun ada dugaan, salah satu penyebabnya adalah mesin kapal memiliki spesifikasi lebih rendah dari seharusnya. Sebagai kepala Adpel, Sudiono dinilai bertanggung jawab atas keluarnya izin keselatan kapal tersebut. (djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 03:14 WIB
PB HMI: Pemberian Grasi Corby Menciderai Komitmen Pemberantasan Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 02:02 WIB
Foke Siap Ikuti Diskusi Interaktif Cagub
-
283 Komentar
-
235 Komentar
-
216 Komentar
-
215 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
