detikcom

Warga NTT & Bali Minta Pemilu 9 April Ditunda

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sabtu, 17/01/2009 17:34 WIB
Jakarta Warga di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali meminta agar pemilihan umum legislatif pada 9 April mendatang ditunda. Namun, KPU tidak mungkin mengubah jadwal pemilu lagi.

"Ada pekan suci umat Katholik dari tanggal 5 sampai 12 April 2009 di Larantuka, NTT. Kebetulan hari Kamis tanggal 9 itu puncak-puncaknya acara. Jadi para uskup di sana menyampaikan bahwa ingin agar pemilu ditunda," kata Ketua KPU Abdul Hafidz Anshary.

Hal itu disampaikan dia di sela-sela acara bertajuk "Penyelesaian Perselisihan Hasil Pemilu" yang diikuti 250 caleg di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Sabtu (17/1/2009).

Menurut Hafidz Anshary, pihaknya akan berkomunikasi dengan para uskup tersebut bagaimana pemilu tetap jalan meskipun sedang melaksanakan hari besar.

"Nanti dikondisikan dengan peletakan TPS di tempat peribadatan atau bagaimana?" jelas Abdul Hafidz.

Sedangkan masyarakat Bali mengganggap tanggal 9 April itu tidak baik untuk pemilu. Sebab pada hari tersebut bertepatan dengan bulan purnama.

"Kita tidak mungkin mengubah lagi," pungkasnya. (irw/asy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Indeks Berita »
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini