Laporan dari Jerman
Indonesia Dilihat Dunia Atas Keberhasilan Swasembada Beras
Sabtu, 17/01/2009 13:18 WIB
Mentan saat bertemu WNI di Berlin (foto: Fitraya)
Jakarta
Indonesia didaulat untuk ikut berbicara dalam Forum International Green Week 2009 di Berlin, Jerman, gara-gara berhasil dalam swasembada beras. Indonesia akan urun rembug soal menjaga ketahanan pangan dunia.
Mentan Anton Apriyantono akan berbicara dalam sesi konferensi internasional para menteri pertanian pada Sabtu (17/1/2009). Kepada wartawan detikcom di Berlin Fitraya Ramadhanny, Anton mengatakan Indonesia dipandang dunia bisa berperan penting terkait dengan ketahanan pangan.
"Kita dipandang dunia berhasil dalam menjaga ketahanan pangan karena mencapai swasembada beras," kata Anton usai pertemuan dengan warga Indonesia di KBRI Berlin, Lehrterstrasse, Berlin, Jumat (16/1/2009) malam waktu Berlin.
Menurut Anton, saat produksi pangan dunia sedang turun, Indonesia berhasil meningkatkan produksi pangan sebesar 5 persen pada 2007 dan 2008. Itu sebabnya Indonesia diminta berbicara mengenai Global Food Security. "Kita punya potensi dan suplai. Kita memang ingin berkontribusi, bahkan ingin membantu negara lain," lanjut Anton.
Anton menjelaskan, dalam pertemuan nanti Indonesia menawarkan sejumlah konsep dalam meningkatkan produksi pangan, utamanya beras. Indonesia juga menyiapkan pakar yang sejauh ini sudah diminta untuk membantu produktivitas pangan di Tanzania, Madagaskar dan Timor Leste.
"Kita juga ingin bekerja sama dengan negara lain dalam produksi pangan di Indonesia seperti padi, jagung dan kentang," tandas dia.
(fay/asy)
Mentan Anton Apriyantono akan berbicara dalam sesi konferensi internasional para menteri pertanian pada Sabtu (17/1/2009). Kepada wartawan detikcom di Berlin Fitraya Ramadhanny, Anton mengatakan Indonesia dipandang dunia bisa berperan penting terkait dengan ketahanan pangan.
"Kita dipandang dunia berhasil dalam menjaga ketahanan pangan karena mencapai swasembada beras," kata Anton usai pertemuan dengan warga Indonesia di KBRI Berlin, Lehrterstrasse, Berlin, Jumat (16/1/2009) malam waktu Berlin.
Menurut Anton, saat produksi pangan dunia sedang turun, Indonesia berhasil meningkatkan produksi pangan sebesar 5 persen pada 2007 dan 2008. Itu sebabnya Indonesia diminta berbicara mengenai Global Food Security. "Kita punya potensi dan suplai. Kita memang ingin berkontribusi, bahkan ingin membantu negara lain," lanjut Anton.
Anton menjelaskan, dalam pertemuan nanti Indonesia menawarkan sejumlah konsep dalam meningkatkan produksi pangan, utamanya beras. Indonesia juga menyiapkan pakar yang sejauh ini sudah diminta untuk membantu produktivitas pangan di Tanzania, Madagaskar dan Timor Leste.
"Kita juga ingin bekerja sama dengan negara lain dalam produksi pangan di Indonesia seperti padi, jagung dan kentang," tandas dia.
(fay/asy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 15:40 WIB
Harimau Sumatera Masih Ditemukan di Jambi
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkap Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
