Anggota DPR: Setuju Anggaran Dephan Ditambah, Asal Sesuai Prosedur
Rabu, 14/01/2009 19:00 WIB
Jakarta
Usulan penambahan anggaran Departemen Pertahanan dan TNI untuk biaya operasional dinilai sah-sah saja. Asalkan, penambahan itu sangat mendesak serta harus dengan persetujuan DPR.
"Kalau Menhan dan Panglima mengusulkan tambahan anggaran untuk operasi, bisa saja itu disampaikan pada APBN-P 2009," kata anggota Komisi I DPR dari FPDIP Andreas Pareira kepada wartawan melalui telepon di Jakarta, Rabu (14/1/2009).
Menurut Andreas, bila memang kondisinya sangat urgent dan mendesak bisa saja
dilakukan relokasi anggaran Dephan 2009, tapi dengan persetujuan DPR RI. Seperti diketahui, Dephan dan TNI dari APBN tahun ini yang berjumlah Rp 1.000 triliun lebih mendapatkan anggaran pertahanan Rp 33,6 triliun.
Dephan serta TNI pun meminta agar ada tambahan anggaran Rp 460 miliar untuk
biaya operasional bila tidak ingin tugas TNI di lapangan terganggu. Karena begitu
pentingnya TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI.
"Pada prinsipnya, saya setuju kalau Dephan diberikan tambahan, karena memang yang diperoleh jauh dari kebutuhan minimal. Tapi untuk mendapatkan tambahan harus sesuai dengan prosedur penganggaran yang akuntabel," jelasnya.
Sebenarnya, lanjut Andreas, pengurangan anggaran bukanlah kehendak DPR, tapi
pemerintah yang memotong anggaran sejumlah kementerian dan lembaga lainnya, termasuk Dephan sebesar 8 persen.
"Dan, ironinya ketika rencana pemotongan masih wacana, justru pada saat itu Sekjen Dephan (Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin) lantang menyatakan, Dephan siap anggarannya dipotong," imbuhnya.
(zal/lrn)
"Kalau Menhan dan Panglima mengusulkan tambahan anggaran untuk operasi, bisa saja itu disampaikan pada APBN-P 2009," kata anggota Komisi I DPR dari FPDIP Andreas Pareira kepada wartawan melalui telepon di Jakarta, Rabu (14/1/2009).
Menurut Andreas, bila memang kondisinya sangat urgent dan mendesak bisa saja
dilakukan relokasi anggaran Dephan 2009, tapi dengan persetujuan DPR RI. Seperti diketahui, Dephan dan TNI dari APBN tahun ini yang berjumlah Rp 1.000 triliun lebih mendapatkan anggaran pertahanan Rp 33,6 triliun.
Dephan serta TNI pun meminta agar ada tambahan anggaran Rp 460 miliar untuk
biaya operasional bila tidak ingin tugas TNI di lapangan terganggu. Karena begitu
pentingnya TNI dalam menjaga kedaulatan wilayah NKRI.
"Pada prinsipnya, saya setuju kalau Dephan diberikan tambahan, karena memang yang diperoleh jauh dari kebutuhan minimal. Tapi untuk mendapatkan tambahan harus sesuai dengan prosedur penganggaran yang akuntabel," jelasnya.
Sebenarnya, lanjut Andreas, pengurangan anggaran bukanlah kehendak DPR, tapi
pemerintah yang memotong anggaran sejumlah kementerian dan lembaga lainnya, termasuk Dephan sebesar 8 persen.
"Dan, ironinya ketika rencana pemotongan masih wacana, justru pada saat itu Sekjen Dephan (Letjen TNI Sjafrie Sjamsuddin) lantang menyatakan, Dephan siap anggarannya dipotong," imbuhnya.
(zal/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 15:40 WIB
Harimau Sumatera Masih Ditemukan di Jambi
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkap Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
