PBB: Tak Ada Lagi Tempat yang Aman di Gaza
Rabu, 14/01/2009 11:59 WIB
Reuters
Gaza
Setidaknya 975 warga Palestina telah terbunuh dalam agresi militer Israel di Gaza. Sekitar 400 orang di antaranya adalah wanita dan anak-anak.
Kepala badan kemanusiaan PBB untuk Gaza, John Ging, menyerukan Israel dan komunitas internasional untuk melindungi warga sipil Gaza.
Dikatakan Ging, kini tak ada tempat yang aman di Gaza, wilayah yang dihuni sekitar 1,5 juta jiwa penduduk.
"Semua orang, yang pertama kali mereka katakan pada saya adalah: tolong, kami butuh perlindungan, tak ada tempat yang aman," kata Ging, direktur operasi untuk U.N. Relief and Works Agency pada wartawan di Jenewa seperti dilansir Reuters, Rabu (14/1/2009).
Suara ledakan dan tembakan senjata berat masih terus terdengar di Gaza. Talat Jad (30), warga di pinggiran Tel al-Hawa mengatakan, dia dan 15 anggota keluarganya berkumpul di satu ruangan di rumah mereka. Mereka tidak berani melihat ke luar jendela.
"Kami bahkan menyetel diam telepon-telepon genggam kami karena kami takut tentara-tentara di tank-tank itu bisa mendengarnya," tutur Jad.
Militer Israel mengaku banyak hal yang telah dicapai dalam agresi di Gaza. "Kita telah mencapai banyak hal dalam menyerang Hamas dan infrastrukturnya, kepemimpinannya dan sayap bersenjatanya. Namun masih ada pekerjaan menanti," ujar Letnan Jenderal Gabi Ashkenazi, kepala staf Angkatan Bersenjata Israel.
Dikatakan Ashkenazi, pesawat-pesawat tempur Israel telah melancarkan lebih dari 2.300 serangan sejak agresi ke Gaza dimulai 27 Desember lalu. (ita/iy)
Kepala badan kemanusiaan PBB untuk Gaza, John Ging, menyerukan Israel dan komunitas internasional untuk melindungi warga sipil Gaza.
Dikatakan Ging, kini tak ada tempat yang aman di Gaza, wilayah yang dihuni sekitar 1,5 juta jiwa penduduk.
"Semua orang, yang pertama kali mereka katakan pada saya adalah: tolong, kami butuh perlindungan, tak ada tempat yang aman," kata Ging, direktur operasi untuk U.N. Relief and Works Agency pada wartawan di Jenewa seperti dilansir Reuters, Rabu (14/1/2009).
Suara ledakan dan tembakan senjata berat masih terus terdengar di Gaza. Talat Jad (30), warga di pinggiran Tel al-Hawa mengatakan, dia dan 15 anggota keluarganya berkumpul di satu ruangan di rumah mereka. Mereka tidak berani melihat ke luar jendela.
"Kami bahkan menyetel diam telepon-telepon genggam kami karena kami takut tentara-tentara di tank-tank itu bisa mendengarnya," tutur Jad.
Militer Israel mengaku banyak hal yang telah dicapai dalam agresi di Gaza. "Kita telah mencapai banyak hal dalam menyerang Hamas dan infrastrukturnya, kepemimpinannya dan sayap bersenjatanya. Namun masih ada pekerjaan menanti," ujar Letnan Jenderal Gabi Ashkenazi, kepala staf Angkatan Bersenjata Israel.
Dikatakan Ashkenazi, pesawat-pesawat tempur Israel telah melancarkan lebih dari 2.300 serangan sejak agresi ke Gaza dimulai 27 Desember lalu. (ita/iy)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 17:06 WIB
Empat Direksi PT DI Nyaris Jadi Korban Sukhoi
-
Rabu, 23/05/2012 16:57 WIB
Perambah Hutan Bakar Kamp dan Keroyok Petugas Hutan Harapan Jambi
-
Rabu, 23/05/2012 16:55 WIB
Dubes AS Sebut Tantangan HAM di RI dari Kelompok Kecil Massa Intoleran
-
Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Foke Akan Jamu Pemain Inter Milan di Balaikota
-
Rabu, 23/05/2012 16:44 WIB
Tragedi Sukhoi, DPR Panggil Kemenhub, KNKT & Basarnas Senin
-
Rabu, 23/05/2012 16:21 WIB
Wow! Arab Saudi Beli Jet Inggris Rp 27 Triliun
-
Rabu, 23/05/2012 14:45 WIB
Pelayat Membeludak, Jendela Rumah Dewi Terpaksa Dijebol
-
Rabu, 23/05/2012 16:06 WIB
Survei Indo Barometer: Foke-Nara Jauh Ungguli Kandidat Lain
-
Rabu, 23/05/2012 16:24 WIB
Duh! Ketua MA Belum Tahu Isi Pertimbangan Grasi Corby
-
683 Komentar
-
454 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
Lapsus
Index »
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 469.000
- Rp 6,049.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message
_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
