detikcom

Kasus Sisminbakum

Kejagung: Penuhi Panggilan, Kenapa Hartono Tanoe Takut?

Novia Chandra Dewi - detikNews
Selasa, 13/01/2009 17:39 WIB
Jakarta Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Marwan Effendi mengimbau Hartono Tanoesudibjo untuk memenuhi panggilan Kejagung. Komisaris PT Sarana Rekatama Dinamika (SRD) itu diminta legowo.

"Imbauan saya, penuhi panggilan ini, kenapa takut-takut? Kecuali kalau nanti fakta hukumnya dia tidak hanya sebagai saksi, harus legowo toh. Menikmati uangnya mau, masak menanggung susahnya nggak mau," ujar Marwan di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta, Selasa (13/1/2009).

Kejagung sudah dua kali melayangkan panggilan kepada Hartono terkait kasus korupsi Sistem Administrasi Badan Hukum (Sisminbakum) Depkum HAM. Hartono dipanggil untuk memberikan kesaksian atas pernyataan Dirut PT SRD Yohanes Waworuntu yang menyebutkan Hartono dan Hary Tanoesudibjo meminta dirinya menandatangani surat kepemilikan saham PT SRD.

Hartono belum satu pun memenuhi panggilan Kejagung. Kabar terakhir, Hartono sedang berobat di Singapura. Namun setelah dicek Imigrasi, nama Hartono tidak terdaftar dalam daftar orang yang pergi ke luar negeri.

"Yang jelas kita cek tidak ada nama itu. Tapi kita akan melakukan pengecekan ulang," kata Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Imigrasi Depkum HAM Muchdor saat dihubungi detikcom, Selasa (13/1/2009).

Menurut Muchdor, pihaknya sudah melakukan pencekalan sejak 24 Desember 2008. Pemeriksaan atas nama Hartono juga sudah dilakukan di semua titik.

"Itu kita lakukan di semua titik. Sudah dicek tapi tidak ada. Kita lihat di Bandara Soekarno-Hatta setelah pencekalan, juga tidak ada," ujarnya.

Muchdor mengatakan, pihaknya juga sudah melakukan pengecekan sebelum pencekalan terhadap Hartono. Namun nama Hartono tidak terdaftar sebagai warga negara Indonesia yang pergi ke luar negeri.

Sebelumnya Hartono melalui kuasa hukumnya tidak memenuhi panggilan Kejagung dengan alasan sedang sakit dan dirawat di Singapura. Atas pernyataan tersebut, Kejagung melakukan pengecekan mengenai keberadaan Hartono. (gus/iy)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel