Sekjen PBB Kembali Serukan Israel & Palestina Hentikan Serangan
Selasa, 13/01/2009 14:10 WIB
Top News
New York
Sekjen PBB Ban Ki-moon lagi-lagi menyerukan Israel dan Hamas untuk menghentikan peperangan. Pemimpin badan dunia itu akan melakukan tur Timur Tengah untuk mendesak kedua pihak menyudahi pertempuran dan mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah Palestina.
Ban akan meningkatkan upaya diplomatik untuk membuat kedua pihak mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai gencatan senjata di Gaza.
"Kepada kedua pihak, saya katakan: berhentilah, sekarang!" seru Ban dalam konferensi pers di markas besar PBB di New York seperti dilansir Reuters, Selasa (13/1/2009).
"Begitu banyak orang telah meninggal," kata Ban. "Terlalu banyak warga sipil yang menderita. Terlalu banyak orang, Israel dan Palestina, hidup dalam ketakutan setiap hari," imbuh Ban.
Dikatakan Ban, sejak Israel mulai melancarkan operasi militernya pada 27 Desember, Ban terus berbicara melalui telepon dengan pejabat-pejabat tinggi di Timur Tengah, Eropa dan AS guna mengupayakan gencatan senjata.
Ban akan bertolak dari New York pada Selasa, 13 Januari waktu setempat guna menemui pejabat-pejabat senior di Mesir dan Yordania. Baru setelah itu, Ban akan menuju Israel, Tepi Barat-Palestina, Turki, Lebanon, Suriah dan Kuwait. Namun Ban tidak akan berkunjung ke Gaza dikarenakan konflik yang tengah berlangsung.
"Tujuan saya adalah meningkatkan laju upaya diplomatik bersama kita dan memastikan bahwa bantuan kemanusiaan menjangkau mereka yang memerlukan," pungkas Ban.
Ditambahan Ban, dirinya setiap hari membahas krisis Gaza dengan pejabat pemerintah AS, sekutu terdekat Israel. (ita/iy)
Ban akan meningkatkan upaya diplomatik untuk membuat kedua pihak mematuhi resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai gencatan senjata di Gaza.
"Kepada kedua pihak, saya katakan: berhentilah, sekarang!" seru Ban dalam konferensi pers di markas besar PBB di New York seperti dilansir Reuters, Selasa (13/1/2009).
"Begitu banyak orang telah meninggal," kata Ban. "Terlalu banyak warga sipil yang menderita. Terlalu banyak orang, Israel dan Palestina, hidup dalam ketakutan setiap hari," imbuh Ban.
Dikatakan Ban, sejak Israel mulai melancarkan operasi militernya pada 27 Desember, Ban terus berbicara melalui telepon dengan pejabat-pejabat tinggi di Timur Tengah, Eropa dan AS guna mengupayakan gencatan senjata.
Ban akan bertolak dari New York pada Selasa, 13 Januari waktu setempat guna menemui pejabat-pejabat senior di Mesir dan Yordania. Baru setelah itu, Ban akan menuju Israel, Tepi Barat-Palestina, Turki, Lebanon, Suriah dan Kuwait. Namun Ban tidak akan berkunjung ke Gaza dikarenakan konflik yang tengah berlangsung.
"Tujuan saya adalah meningkatkan laju upaya diplomatik bersama kita dan memastikan bahwa bantuan kemanusiaan menjangkau mereka yang memerlukan," pungkas Ban.
Ditambahan Ban, dirinya setiap hari membahas krisis Gaza dengan pejabat pemerintah AS, sekutu terdekat Israel. (ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 15:40 WIB
Harimau Sumatera Masih Ditemukan di Jambi
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkap Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
