Pimpinan Umat Beragama di Solo Kecam Ulah Israel
Selasa, 13/01/2009 13:24 WIB
dok detikcom (foto:reuters)
Solo
Para pimpinan umat beragama di Solo menilai serangan Israel terhadap warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak sebagai kejahatan kemanusiaan yang harus segera dihentikan. Mereka juga menyesalkan sikap Amerika Serikat yang mendukung agresi dan PPB yang tidak tegas.
Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers para pemimpin umat beragama di Balaikota Surakarta, Selasa (13/1/2009). Jumpa pers tersebut dihadiri perwakilan dari Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI), Walubi, Makin, NU dan badan-badan otonon di bawahnya, pimpinan gereja katolik dan protestan se Kota Solo. Tak ketinggalan perwakilan dari Gereja Kristen Orthodoks.
Para pemimpin umat tersebut mendesak seluruh masyarakat dunia mengupayakan segera dihentikannnya kekerasan di Palestina. Mereka juga menyesalkan sikap Amerika Serikat yang memberikan dukungan terhadap agresi Israel, padahal seharusnya negara-negara yang memiliki pengaruh Israel harus mendesak Israel menghentikan serangan.
PBB didesak segera menjatuhkan sanksi kepada Israel yang berkali-kali mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB. Selain itu PBB juga harus segera mengupayakan sebuah konferensi internasional yang menjamin hak hidup dan kemerdekaan bangsa Palestina dengan diakhirinya blokade Israel atas warga Palestina.
Sedangkan kepada masyarakat Indonesia, diserukan untuk tetap menjaga persatuan guna menggalang solidaritas untuk Palestina sebagai tugas dan panggilan seluruh warga negara tanpa melihat latar belakang agama, suku, dan budaya. (mbr/djo)
Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers para pemimpin umat beragama di Balaikota Surakarta, Selasa (13/1/2009). Jumpa pers tersebut dihadiri perwakilan dari Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI), Walubi, Makin, NU dan badan-badan otonon di bawahnya, pimpinan gereja katolik dan protestan se Kota Solo. Tak ketinggalan perwakilan dari Gereja Kristen Orthodoks.
Para pemimpin umat tersebut mendesak seluruh masyarakat dunia mengupayakan segera dihentikannnya kekerasan di Palestina. Mereka juga menyesalkan sikap Amerika Serikat yang memberikan dukungan terhadap agresi Israel, padahal seharusnya negara-negara yang memiliki pengaruh Israel harus mendesak Israel menghentikan serangan.
PBB didesak segera menjatuhkan sanksi kepada Israel yang berkali-kali mengabaikan resolusi Dewan Keamanan PBB. Selain itu PBB juga harus segera mengupayakan sebuah konferensi internasional yang menjamin hak hidup dan kemerdekaan bangsa Palestina dengan diakhirinya blokade Israel atas warga Palestina.
Sedangkan kepada masyarakat Indonesia, diserukan untuk tetap menjaga persatuan guna menggalang solidaritas untuk Palestina sebagai tugas dan panggilan seluruh warga negara tanpa melihat latar belakang agama, suku, dan budaya. (mbr/djo)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 15:40 WIB
Harimau Sumatera Masih Ditemukan di Jambi
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkap Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
