Turunkan Harga BBM
Pengamat: SBY Bohongi Rakyat Soal Kinerja Bidang Ekonomi
Senin, 12/01/2009 19:46 WIB
Jakarta
Penurunan harga BBM yang kembali dilakukan pemerintah per 15 Januari dinilai sarat muatan politis. Tindakan pemerintah ini dinilai untuk menutupi kinerjanya di bidang ekonomi yang buruk.
"Penurunan BBM ini dilakukan untuk menutupi kinerja pemerintah yang gagal di bidang ekonomi. Pemerintah hanya memanfaatkan momen penurunan harga minyak dunia, dan SBY sebenarnya tidak bekerja apa-apa untuk penurunan ini. Ini membohongi rakyat," ujar pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/12/2009).
Boni menilai, momen penurunan BBM ini jelas-jelas digunakan untuk menaikkan popularitasnya menjelang Pemilu 2009. Ia pun yakin BBM juga akan diturunkan lagi jika SBY bisa melangkah menuju Pemilihan Presiden 2009.
"Saya menduga setelah pemilu legislatif April 2009 akan diturunkan lagi, bisa saja menjadi Rp 4000. Ini digunakan untuk menciptakan sentimen positif di tengah masyarakat bahwa naik turunnya BBM seolah-olah kerja pemirintah," tegas penulis buku '10 Dosa Politik SBY' ini.
Meski demikian, lanjut Boni, niat SBY untuk mendongkrak popularitasnya lewat penurunan harga BBM tidak akan berhasil. Sebab masyarakat Indonesia sudah cedas melihat realitas politik sekarang ini.
"Ini tidak akan membawa manfaat positif, dia (SBY) justru akan menelanjangi dirinya sendiri. Rakyat tahu kalau kinerja ekonomi berhasil, harga kebutuhan pokok juga akan turun. Tidak perlu sekolah tinggi untuk mengerti bahwa ini bermuatan politis," tandasnya.
Pemerintah menurunkan lagi harga BBM mulai 15 Januari 2009. Harga premium turun dari Rp 5.000 per liter menjadi Rp 4.500 per liter. Untuk solar dari Rp 4.800 menjadi Rp 4.500 per liter. Sedangkan minyak tanah tetap Rp 2.500 per liter.
(lrn/irw)
"Penurunan BBM ini dilakukan untuk menutupi kinerja pemerintah yang gagal di bidang ekonomi. Pemerintah hanya memanfaatkan momen penurunan harga minyak dunia, dan SBY sebenarnya tidak bekerja apa-apa untuk penurunan ini. Ini membohongi rakyat," ujar pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/12/2009).
Boni menilai, momen penurunan BBM ini jelas-jelas digunakan untuk menaikkan popularitasnya menjelang Pemilu 2009. Ia pun yakin BBM juga akan diturunkan lagi jika SBY bisa melangkah menuju Pemilihan Presiden 2009.
"Saya menduga setelah pemilu legislatif April 2009 akan diturunkan lagi, bisa saja menjadi Rp 4000. Ini digunakan untuk menciptakan sentimen positif di tengah masyarakat bahwa naik turunnya BBM seolah-olah kerja pemirintah," tegas penulis buku '10 Dosa Politik SBY' ini.
Meski demikian, lanjut Boni, niat SBY untuk mendongkrak popularitasnya lewat penurunan harga BBM tidak akan berhasil. Sebab masyarakat Indonesia sudah cedas melihat realitas politik sekarang ini.
"Ini tidak akan membawa manfaat positif, dia (SBY) justru akan menelanjangi dirinya sendiri. Rakyat tahu kalau kinerja ekonomi berhasil, harga kebutuhan pokok juga akan turun. Tidak perlu sekolah tinggi untuk mengerti bahwa ini bermuatan politis," tandasnya.
Pemerintah menurunkan lagi harga BBM mulai 15 Januari 2009. Harga premium turun dari Rp 5.000 per liter menjadi Rp 4.500 per liter. Untuk solar dari Rp 4.800 menjadi Rp 4.500 per liter. Sedangkan minyak tanah tetap Rp 2.500 per liter.
(lrn/irw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
