detikcom

KM Teratai Prima Tenggelam

Nakhoda Merasa Lebih Tahu Medan, Syahbandar Tidak Bisa Memaksa foto

Nograhany Widhi K - detikNews
Senin, 12/01/2009 13:50 WIB
Jakarta Nakhoda KM Teratai Prima sudah diperingatkan akan adanya cuaca buruk yang akan terjadi di perairan Majene, Sulawesi Barat. Namun, Nakhoda ngotot tetap jalan. Syahbandar pun tidak bisa memaksa.

"Kapal sudah diperingatkan. Tapi dia merasa yang lebih baik dalam medan. Jadi meskipun diberi warning, dia tetap jalan," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal.

Hal ini disampaikan Jusman dalam jumpa pers di Gedung Departemen Perhubungan, Jalan
Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (12/1/2009).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) Abdul Gani mengatakan kapal diizinkan berlayar bila ada Surat Izin Berlayar
(SIB) yang dikeluarkan Syahbandar dari Administrator Pelabuhan (Adpel).

Namun, kata dia, Syahbandar tidak bisa memaksa jika nakhoda tetap ngotot menjalankan
kapalnya.

Bukankah sebagai otoritas pelabuhan atau regulator seharusnya bisa memaksa
untuk tidak mengizinkan kapal tersebut berlayar? "Kalau Syahbandar mengizinkan itu ada surat pernyataannya, bahwa segala tanggung jawab itu dipikul nakhoda," sabut Abdul.

Ketika ditanya apakah ada tekanan dari pemilik kapal, Abdul menjawan tidak tahu.

Dari data yang dimiliki Ditjen Hubla, kapal itu memiliki panjang 50,4 meter, lebar 9,36 meter dan tinggi 3,75 meter. Berat kotor 747 gross ton, dan berat ersihnya 225 gross ton. Kapal itu adalah kapal kargo yang diberi dispensasi memuat penumpang. Kapal tersebut dimiliki PT Bunga Teratai Samarinda.

"Kapal layak laut. Masuk dok terakhir bulan 3 (Maret) tahun lalu. Kapal ini buatan tahun 1999," kata Abdul Gani.

Saat tenggelam, menurut manifes kapal itu mengangkut 250 penumpang, 17 awak
kapal dan 274 ton kargo. Kapal tenggelam setelah terkena angin puting beliung
dan terjangan ombak setinggi 3 sampai 4 meter dari lambung kiri. (nwk/aan)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel