Ganjar Pranowo Belum Pasang Baliho
Senin, 12/01/2009 12:28 WIB
Jakarta
Mendakati Pemilu yang tinggal 3 bulan lagi, poster, spanduk, dan baliho yang memampang besar-besar foto dan nama caleg bertebaran di jalan-jalan. Media tersebut dianggap efektif untuk menjaring para pemilih, namun tidak bagi caleg nomor 1 PDIP Dapil Jateng VII Ganjar Pranowo.
Di daerah pemilihannya yang mencakup Kabupaten Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Ganjar mengaku belum memasang satu baliho pun.
"Saya belum satu pun memasang baliho. Kalau diminta (konstituen) untuk masang, ya saya pasang," ujar Ganjar saat berbincang dengan dengan detikcom, Senin (12/1/2009).
Menurut Sekretaris FPDIP DPR ini, media baliho tidaklah efektif untuk tipikal pemilih di daerah pemilihannya di mana masih banyak orang tua yang buta huruf. Oleh karena itu, ia lebih memilih mengunjungi konstituennya dari pintu ke pintu ketimbang memasang baliho.
"Lha wong letak parpol dalam kertas suara saja mereka banyak yang belum tahu. Belum lagi di kertas suara kan tidak dicantumkan foto caleg. Jadi kurang efektif," jelas pria kelahiran Karanganyar 28 Oktober 1968 ini.
Ganjar meyakini, aksi door to door yang dilakukannya lebih efektif ketimbang harus memasang baliho besar-besar di jalan-jalan.
"Kebanyakan mereka (konstituen) bilang, saya akan memilih yang datang mengunjungi saya. Saya nggak kenal sama mereka yang di jalan-jalan (baliho)," cerita Ganjar meniru ucapan konstituennya.
Ganjar juga mengeluhkan KPU yang kurang maksimal dalam menyosialisasikan tata cara pemungutan suara di daerah-daerah. "Bayangkan mereka butuh 3 menit untuk mencari pilihan mereka di kertas suara," ujar Ganjar yang mengaku turut membantu sosialiasi.
(lrn/nrl)
Di daerah pemilihannya yang mencakup Kabupaten Purbalingga, Kebumen, Banjarnegara, Ganjar mengaku belum memasang satu baliho pun.
"Saya belum satu pun memasang baliho. Kalau diminta (konstituen) untuk masang, ya saya pasang," ujar Ganjar saat berbincang dengan dengan detikcom, Senin (12/1/2009).
Menurut Sekretaris FPDIP DPR ini, media baliho tidaklah efektif untuk tipikal pemilih di daerah pemilihannya di mana masih banyak orang tua yang buta huruf. Oleh karena itu, ia lebih memilih mengunjungi konstituennya dari pintu ke pintu ketimbang memasang baliho.
"Lha wong letak parpol dalam kertas suara saja mereka banyak yang belum tahu. Belum lagi di kertas suara kan tidak dicantumkan foto caleg. Jadi kurang efektif," jelas pria kelahiran Karanganyar 28 Oktober 1968 ini.
Ganjar meyakini, aksi door to door yang dilakukannya lebih efektif ketimbang harus memasang baliho besar-besar di jalan-jalan.
"Kebanyakan mereka (konstituen) bilang, saya akan memilih yang datang mengunjungi saya. Saya nggak kenal sama mereka yang di jalan-jalan (baliho)," cerita Ganjar meniru ucapan konstituennya.
Ganjar juga mengeluhkan KPU yang kurang maksimal dalam menyosialisasikan tata cara pemungutan suara di daerah-daerah. "Bayangkan mereka butuh 3 menit untuk mencari pilihan mereka di kertas suara," ujar Ganjar yang mengaku turut membantu sosialiasi.
(lrn/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 04/04/2009 07:44 WIB
Incar Komisi III, Ruhut Perjuangkan Hukuman Mati Bagi Koruptor
-
Kamis, 02/04/2009 16:40 WIB
Zulkifli Halim Dorong Pembangunan PLTU Asam-asam di Kalsel
-
Kamis, 02/04/2009 15:34 WIB
Hayono Isman Incar Ketua DPR
-
Kamis, 02/04/2009 07:45 WIB
Irwan Prayitno Berjuang untuk Guru Bantu
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
