Fraksi di DPR Sudah Saatnya Ditiadakan
Minggu, 11/01/2009 02:14 WIB
Medan
Fraksi sebagai perpanjangan tangan partai di parlemen dinilai sudah perlu dihapuskan. Dengan demikian wakil rakyat yang duduk di parlemen menjadi wakil dari konstituennya. Sedangkan partai harus berada di luar parlemen.
Hal itu disampaikan pakar sosiologi yang juga Guru Besar Tamassath University of Bangkok, Thailand, Iwan Said. Menurut dia, berbagai persoalan yang terjadi di tubuh parlemen, seperti ketidakcocokan antara eksekutif dan legislatif, kebanyakan terjadi karena tarik-ulur kepentingan partai yang dimainkan melalui fraksi.
“Seharusnya seorang legislator ya mengurusi hal-hal yang menjadi kepentingan masyarakat, kepentingan rakyat, kepentingan konstituennya. Jadi ya harus memikirkan legislasi yang memperjuangkan kepentingan rakyat. Bukan kepentingan politik partai atau fraksi,” kata Iwan Said dalam sebuah diskusi di Medan, Sabtu (10/1/2009).
Iwan yang bergelar Dharma Wisesa itu mengatakan, banyak persoalan dalam pemerintahan yang tidak mudah diselesaikan karena benturan kepentingan antarfraksi tersebut. Sehingga pada akhirnya justru kepentingan rakyat terbengkalai.
Disebutkan dia, dalam pemilihan umum, rakyat memilih langsung calon legislatif yang diinginkan sebagai wakil mereka di parlemen. Dengan demikian calon terpilih seharusnya mempertimbangkan kepentingan raktar dalam tindakannya, bukan justru suara fraksi yang menjadi dominan, padahal satu orang anggota DPR terpilih mewakili sekian ribu pemilih. (rul/sho)
Hal itu disampaikan pakar sosiologi yang juga Guru Besar Tamassath University of Bangkok, Thailand, Iwan Said. Menurut dia, berbagai persoalan yang terjadi di tubuh parlemen, seperti ketidakcocokan antara eksekutif dan legislatif, kebanyakan terjadi karena tarik-ulur kepentingan partai yang dimainkan melalui fraksi.
“Seharusnya seorang legislator ya mengurusi hal-hal yang menjadi kepentingan masyarakat, kepentingan rakyat, kepentingan konstituennya. Jadi ya harus memikirkan legislasi yang memperjuangkan kepentingan rakyat. Bukan kepentingan politik partai atau fraksi,” kata Iwan Said dalam sebuah diskusi di Medan, Sabtu (10/1/2009).
Iwan yang bergelar Dharma Wisesa itu mengatakan, banyak persoalan dalam pemerintahan yang tidak mudah diselesaikan karena benturan kepentingan antarfraksi tersebut. Sehingga pada akhirnya justru kepentingan rakyat terbengkalai.
Disebutkan dia, dalam pemilihan umum, rakyat memilih langsung calon legislatif yang diinginkan sebagai wakil mereka di parlemen. Dengan demikian calon terpilih seharusnya mempertimbangkan kepentingan raktar dalam tindakannya, bukan justru suara fraksi yang menjadi dominan, padahal satu orang anggota DPR terpilih mewakili sekian ribu pemilih. (rul/sho)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
