Sidang Khusus Dewan HAM ke-9
RI Desak Dewan HAM Sahkan Resolusi Keras pada Israel
Sabtu, 10/01/2009 04:30 WIB
(Foto: Reuters)
Jenewa
Delegasi RI (Delri) di Jenewa, Swiss mendesak Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) segera mengesahkan resolusi keras pada Israel atas pelanggaran HAM di Jalur Gaza. Dewan HAM diminta segera turun ke Gaza.
Permintaan itu disampaikan Delri pada Sidang Khusus Dewan HAM ke-9 di Palais des Nations, Jenewa, Swiss, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (9/1/2009) malam.
"Sudah lebih 700 meninggal dan 2.500 luka termasuk wanita dan anak-anak. Untuk itu Delti mendesak agar Dewan HAM segera mensahkan resolusi keras pada Israel," tegas rilis dari Perwakilan Tetap RI (PTRI) di Jenewa.
Resolusi PBB nomor 1860 juga disambut baik. Namun, tidak bisa diterima jika Dewan HAM tidak segera mengambil tindakan nyata atas hukuman kolektif yang dilancarkan Israel.
RI juga meminta dihapuskannya blokade ekonomi dan dibukanya akses bagi bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan penduduk sipil, dan meminta Dewan HAM segera bertindak degan turun ke lokasi perang di Gaza.
"Meminta Komisaris Tinggi Dewan HAM dan Pelapor Khusus Tematis untuk segera mengunjungi Jalur Gaza untuk membuat kajian dan segera menyampaikan laporannya pada Dewan HAM," tegas PTRI.
Dalam Sidang Khusus tersebut, RI menegaskan masyarakat internasional sudah tak bisa lagi diam, menunggu eskalasi HAM dan krisis kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina.
"Delri mendukung usulan Dewan HAM membentuk Rapid Response Team untuk memantau pelanggaran HAM di Palestina yang dilakukan Israel sebagai occupying power," ujar rilis itu. (nwk/nwk)
Permintaan itu disampaikan Delri pada Sidang Khusus Dewan HAM ke-9 di Palais des Nations, Jenewa, Swiss, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (9/1/2009) malam.
"Sudah lebih 700 meninggal dan 2.500 luka termasuk wanita dan anak-anak. Untuk itu Delti mendesak agar Dewan HAM segera mensahkan resolusi keras pada Israel," tegas rilis dari Perwakilan Tetap RI (PTRI) di Jenewa.
Resolusi PBB nomor 1860 juga disambut baik. Namun, tidak bisa diterima jika Dewan HAM tidak segera mengambil tindakan nyata atas hukuman kolektif yang dilancarkan Israel.
RI juga meminta dihapuskannya blokade ekonomi dan dibukanya akses bagi bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan penduduk sipil, dan meminta Dewan HAM segera bertindak degan turun ke lokasi perang di Gaza.
"Meminta Komisaris Tinggi Dewan HAM dan Pelapor Khusus Tematis untuk segera mengunjungi Jalur Gaza untuk membuat kajian dan segera menyampaikan laporannya pada Dewan HAM," tegas PTRI.
Dalam Sidang Khusus tersebut, RI menegaskan masyarakat internasional sudah tak bisa lagi diam, menunggu eskalasi HAM dan krisis kemanusiaan yang dialami rakyat Palestina.
"Delri mendukung usulan Dewan HAM membentuk Rapid Response Team untuk memantau pelanggaran HAM di Palestina yang dilakukan Israel sebagai occupying power," ujar rilis itu. (nwk/nwk)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
222 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
