Krisis Gaza
Korban Tewas 765 Orang, Proses Evakuasi Berbahaya
Jumat, 09/01/2009 08:34 WIB
Foto: Reuters
Gaza
Jumlah korban di jalur Gaza terus meningkat. Memasuki hari ke 13 agresi militer Israel ke Palestina, jumlah korban tewas mencapai 765 jiwa dan sekitar 3.000 orang luka-luka.
Petugas palang merah internasional yang bertugas mengumpulkan jenazah mengaku, harus bermain kucing-kucingan dengan tentara Israel. Alasannya, relawan juga menjadi korban serangan membabi buta di wilayah jantung kota Gaza.
"Kami menemukan 4 anak kelaparan di samping jenazah orang tuanya," ujar salah seorang anggota Palang Merah Internasional (ICRC) sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (9/1/2009).
Sementara itu, tentara Israel juga harus kehilangan 3 orang tentaranya saat terjadi baku tembak dengan para milisi Hamas di jantung Gaza. Hal ini berarti, sudah ada 10 tentara Israel yang tewas sejak dimulainya serangan darat oleh Israel.
Proses Evakuasi Semakin Berbahaya
Tim relawan dari PBB terpaksa menghentikan aktivitasnya akibat salah seorang sopir yang sedang melakukan evakuasi tewas oleh serangan tank Israel. Dalam peristiwa ini dikabarkan 2 orang meninggal dunia.
"Risiko yang ditanggung para petugas medis sangat besar. Kami juga mengalami kesulitan mengevakuasi para korban akibat gedung runtuh, apalagi mengkalkulasi korban," kata petugas tim kemanusiaan PBB.
Menurut petugas tersebut, korban yang paling membutuhkan pertolongan adalah anak-anak. Hampir 65 persen dari populasi Gaza merupakan anak-anak yang saat ini tidak jelas nasibnya.
(mad/nrl)
Petugas palang merah internasional yang bertugas mengumpulkan jenazah mengaku, harus bermain kucing-kucingan dengan tentara Israel. Alasannya, relawan juga menjadi korban serangan membabi buta di wilayah jantung kota Gaza.
"Kami menemukan 4 anak kelaparan di samping jenazah orang tuanya," ujar salah seorang anggota Palang Merah Internasional (ICRC) sebagaimana dilansir Reuters, Jumat (9/1/2009).
Sementara itu, tentara Israel juga harus kehilangan 3 orang tentaranya saat terjadi baku tembak dengan para milisi Hamas di jantung Gaza. Hal ini berarti, sudah ada 10 tentara Israel yang tewas sejak dimulainya serangan darat oleh Israel.
Proses Evakuasi Semakin Berbahaya
Tim relawan dari PBB terpaksa menghentikan aktivitasnya akibat salah seorang sopir yang sedang melakukan evakuasi tewas oleh serangan tank Israel. Dalam peristiwa ini dikabarkan 2 orang meninggal dunia.
"Risiko yang ditanggung para petugas medis sangat besar. Kami juga mengalami kesulitan mengevakuasi para korban akibat gedung runtuh, apalagi mengkalkulasi korban," kata petugas tim kemanusiaan PBB.
Menurut petugas tersebut, korban yang paling membutuhkan pertolongan adalah anak-anak. Hampir 65 persen dari populasi Gaza merupakan anak-anak yang saat ini tidak jelas nasibnya.
(mad/nrl)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
