Muchdi Polisikan Usman Hamid & Suciwati Pekan Depan
Kamis, 08/01/2009 17:54 WIB
Muchdi Pr dalam sidang kasus pembunuhan Munir.
Jakarta
Muchdi Pr pekan depan mengadukan Koordinator Kontras Usman Hamid dan Suciwati ke polisi. Dua orang itu dianggap telah menyebarkan kebohongan publik dengan selalu menuding Muchdi Pr sebagai pembunuh Munir.
Demikian kata Luthfie Hakim, kuasa hukum Muchdi Pr, usai diterima Ketua Komisi Yudisial (KY), Busyro Muqoddas, di Kantor KY, Jakarta, Kamis (8/1/2009).
"Kami akan laporkan Usman Hamid ke kepolisian terkait keterangan bohongnya bahwa Muchdi pembunuh. Suciwati juga sering tuding Muchdi pembunuh. Semua akan kita laporkan," ujar dia.
Selama proses sidang kasus pembunuhan berlangsung, Usman Hamid dan Suciwati dalam berbagai kesempatang menuding Muchdi Pr sebagai otak pembunuhan Munir. Tapi vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim PN Jakarta Selatan pada Muchdi selaku terdakwa, membuktikan tudingan itu tidak benar.
Bukan hanya tudingan sebagai pembunuh itu yang hendak dibawa ke jalur hukum. Usman Hamid juga dianggap berbohong karena memberikan keterangan bahwa Muchdi Pr dipecat dari Kopassus oleh Dewan Perwira TNI.
"Secara logika sederhana, sangat mudah bagi hakim putuskan Muchdi bersalah karena banyak tekanan publik. Tapi akhirnya kan diputus bebas, memang ini sulit bagi hakim dan banyak yang mempertanyakan indepensi hakim," tambah Lutfhie. (lh/iy)
Demikian kata Luthfie Hakim, kuasa hukum Muchdi Pr, usai diterima Ketua Komisi Yudisial (KY), Busyro Muqoddas, di Kantor KY, Jakarta, Kamis (8/1/2009).
"Kami akan laporkan Usman Hamid ke kepolisian terkait keterangan bohongnya bahwa Muchdi pembunuh. Suciwati juga sering tuding Muchdi pembunuh. Semua akan kita laporkan," ujar dia.
Selama proses sidang kasus pembunuhan berlangsung, Usman Hamid dan Suciwati dalam berbagai kesempatang menuding Muchdi Pr sebagai otak pembunuhan Munir. Tapi vonis bebas yang dijatuhkan majelis hakim PN Jakarta Selatan pada Muchdi selaku terdakwa, membuktikan tudingan itu tidak benar.
Bukan hanya tudingan sebagai pembunuh itu yang hendak dibawa ke jalur hukum. Usman Hamid juga dianggap berbohong karena memberikan keterangan bahwa Muchdi Pr dipecat dari Kopassus oleh Dewan Perwira TNI.
"Secara logika sederhana, sangat mudah bagi hakim putuskan Muchdi bersalah karena banyak tekanan publik. Tapi akhirnya kan diputus bebas, memang ini sulit bagi hakim dan banyak yang mempertanyakan indepensi hakim," tambah Lutfhie. (lh/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
