Pelantikan Obama Rawan Serangan Teroris
Kamis, 08/01/2009 10:34 WIB
AFP
Washington
Pelantikan Barack Obama menjadi presiden AS tinggal menghitung hari. Acara penting itu merupakan target menarik bagi para teroris domestik dan internasional.
Meski pejabat-pejabat intelijen AS mengatakan, sejauh ini tidak ada informasi mengenai ancaman spesifik seputar pelantikan pada 20 Januari tersebut.
Namun menurut penilaian intelijen AS, pentingnya acara tersebut, kehadiran para petinggi dan momen pengambilan sumpah presiden kulit hitam pertama AS, membuat pelantikan Obama itu rawan akan serangan teroris.
Yang paling mengkhawatirkan adalah kemungkinan penggunaan bahan peledak canggih, situasi penyanderaan ataupun pengebom bunuh diri.
Pengamanan memang akan super ketat di sekitar Capitol AS. Namun hotel-hotel terdekat, restoran dan jalan-jalan bisa menjadi target serangan.
Menteri Keamanan Dalam Negeri Michael Chertoff mengatakan, pelantikan Obama akan menjadi pelantikan presiden yang paling ketat pengamanannya.
"Saya pikir itu akan menjadi pengamanan yang paling tinggi dari pelantikan manapun, sejauh yang saya tahu," tutur Chertoff seperti dilansir News.com.au, Kamis (8/1/2009).
Diimbuhkan Chertoff, sejauh ini tak ada informasi intelijen spesifik mengenai plot teroris selama pelantikan tersebut.
"Kami saat ini tidak mengetahui adanya ancaman nyata, kredibel dan spesifik yang akan mempengaruhi pelantikan," tutur Chertoff.
Dinas Rahasia AS alias Secret Service bertanggung jawab atas keseluruhan pengamanan acara tersebut.
(ita/iy)
Meski pejabat-pejabat intelijen AS mengatakan, sejauh ini tidak ada informasi mengenai ancaman spesifik seputar pelantikan pada 20 Januari tersebut.
Namun menurut penilaian intelijen AS, pentingnya acara tersebut, kehadiran para petinggi dan momen pengambilan sumpah presiden kulit hitam pertama AS, membuat pelantikan Obama itu rawan akan serangan teroris.
Yang paling mengkhawatirkan adalah kemungkinan penggunaan bahan peledak canggih, situasi penyanderaan ataupun pengebom bunuh diri.
Pengamanan memang akan super ketat di sekitar Capitol AS. Namun hotel-hotel terdekat, restoran dan jalan-jalan bisa menjadi target serangan.
Menteri Keamanan Dalam Negeri Michael Chertoff mengatakan, pelantikan Obama akan menjadi pelantikan presiden yang paling ketat pengamanannya.
"Saya pikir itu akan menjadi pengamanan yang paling tinggi dari pelantikan manapun, sejauh yang saya tahu," tutur Chertoff seperti dilansir News.com.au, Kamis (8/1/2009).
Diimbuhkan Chertoff, sejauh ini tak ada informasi intelijen spesifik mengenai plot teroris selama pelantikan tersebut.
"Kami saat ini tidak mengetahui adanya ancaman nyata, kredibel dan spesifik yang akan mempengaruhi pelantikan," tutur Chertoff.
Dinas Rahasia AS alias Secret Service bertanggung jawab atas keseluruhan pengamanan acara tersebut.
(ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 15:08 WIB
Usai Rapimnassus, Kader Golkar yang Tak Dukung Ical akan Dipecat
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012 Jalur Undangan
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
