Bapak dan Kakek Cabuli 2 Bocah
Korban Takut Pulang dan Trauma Melihat Rumah
Rabu, 07/01/2009 13:27 WIB
Ilustrasi (theonion.com)
Tabanan
Sungguh malang nasib dua gadis kakak beradik Putu (13) dan Kadek (10). Kedua bocah ini takut pulang serta trauma melihat rumahnya setelah dicabuli kakek dan bapaknya.
Kedua gadis cilik ini enggan dikembalikan ke rumahnya di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan meskipun kakek W (60) dan bapaknya N (32) telah mendekam di Polsek Kerambitan, Tabanan.
"Kedua korban meminta jangan dipulangkan kembali ke rumahnya," kata Pahumas Polres Tabanan AKP Made Mudra kepada detikcom via telepon, Rabu (7/1/2009).
Mudra menjelaskan kedua korban tidak bersedia pulang karena trauma melihat rumahnya tersebut. Diduga Kedua korban itu disetubuhi oleh kakek dan bapaknya di rumah tersebut.
"Mereka mengalami tekanan bantin yang kuat jika melihat rumah tersebut," kata Mudra.
Mudra menambahkan kedua gadis cilik ini kini dititipkan di rumah kerabatnya di desa setempat. "Kedua anak ini masih dititipkan di keluarganya untuk menampung mereka," katanya.
Rencananya kedua bocah ini akan menjalani tes kejiwaan untuk mengetahui dan memulihkan kondisi psikologisnya. "Ahli kejiwaan yang akan menangani mereka. Hasilnya seperti apa, kita tunggu hasil pemeriksaan," ujar Mudra.
Namun upaya pemeriksaan kejiwaan kedua korban, menurut Mudra masih menunggu waktu yang tepat. "Kita akan cari waktu yang tepat serta suasana yang mendukung. Kalau semua sudah oke, barulah kita lakukan. Tempatnya bisa di kantor polisi atau di rumah kerabat korban," kata Mudra. (gds/gah)
Kedua gadis cilik ini enggan dikembalikan ke rumahnya di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan meskipun kakek W (60) dan bapaknya N (32) telah mendekam di Polsek Kerambitan, Tabanan.
"Kedua korban meminta jangan dipulangkan kembali ke rumahnya," kata Pahumas Polres Tabanan AKP Made Mudra kepada detikcom via telepon, Rabu (7/1/2009).
Mudra menjelaskan kedua korban tidak bersedia pulang karena trauma melihat rumahnya tersebut. Diduga Kedua korban itu disetubuhi oleh kakek dan bapaknya di rumah tersebut.
"Mereka mengalami tekanan bantin yang kuat jika melihat rumah tersebut," kata Mudra.
Mudra menambahkan kedua gadis cilik ini kini dititipkan di rumah kerabatnya di desa setempat. "Kedua anak ini masih dititipkan di keluarganya untuk menampung mereka," katanya.
Rencananya kedua bocah ini akan menjalani tes kejiwaan untuk mengetahui dan memulihkan kondisi psikologisnya. "Ahli kejiwaan yang akan menangani mereka. Hasilnya seperti apa, kita tunggu hasil pemeriksaan," ujar Mudra.
Namun upaya pemeriksaan kejiwaan kedua korban, menurut Mudra masih menunggu waktu yang tepat. "Kita akan cari waktu yang tepat serta suasana yang mendukung. Kalau semua sudah oke, barulah kita lakukan. Tempatnya bisa di kantor polisi atau di rumah kerabat korban," kata Mudra. (gds/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 04:14 WIB
Hendardji Janji Akan Bongkar SPBU yang Bahayakan Warga
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
