Ryan Diizinkan Pakai Gamis dalam Sidang Kasus Mutilasi
Rabu, 07/01/2009 13:02 WIB
Foto: Didi Syafirdi/detikcom
Jakarta
Dalam sidang sebelumnya, terdakwa kasus mutilasi Ragunan, Very Idham Henyansyah alias Ryan tidak diperbolehkan memakai baju gamis. Namun dalam sidang kali ini, si pembunuh berantai itu kembali menggunakan gamis.
Ryan tiba di Pengadilan Negeri Depok, Jl Boulevard, Jawa Barat, Rabu (7/1/2009) dengan mengenakan baju gamis putih dan peci putih.
Raut wajah Ryan pun tampak sumringah saat turun dari mobil tahanan.
"Ryan bagaimana sudah diperbolehkan memakai gamis, senang?" tanya wartawan.
"Ya gitu deh," jawab Ryan sambil tersenyum simpul.
Ryan mengaku saat keluar dari lembaga pemasyarakatan, dia hanya mengenakan baju koko dan celana hitam. Namun saat di mobil tahanan, Ryan baru memakai gamis.
"Masih ada tekanan dari Kalapas. Tadi saya pakai di mobil," katanya.
Namun, Ryan masih enggan menuturkan tekanan yang bagaimana yang diterima Ryan dari Kalapas. "Tidak akan saya ceritakan hari ini. Tetapi akan saya ungkap," imbuhnya.
Kuasa hukum Ryan, Rusdin Ismail mengatakan, diperbolehkannya Ryan memakai gamis atas kesepakatan dengan pihak Kalapas. Namun syaratnya, Ryan harus memakai baju koko dan celana hitam dari tahanan. Setelah di persidangan, Ryan baru diperbolehkan memakai gamis.
"Supaya ada pertimbangan agar tidak ada diskriminasi dengan yang lain. Ryan tetap diperbolehkan memakai gamis tapi di persidangan," jelas Rusdin. (gus/nwk)
Ryan tiba di Pengadilan Negeri Depok, Jl Boulevard, Jawa Barat, Rabu (7/1/2009) dengan mengenakan baju gamis putih dan peci putih.
Raut wajah Ryan pun tampak sumringah saat turun dari mobil tahanan.
"Ryan bagaimana sudah diperbolehkan memakai gamis, senang?" tanya wartawan.
"Ya gitu deh," jawab Ryan sambil tersenyum simpul.
Ryan mengaku saat keluar dari lembaga pemasyarakatan, dia hanya mengenakan baju koko dan celana hitam. Namun saat di mobil tahanan, Ryan baru memakai gamis.
"Masih ada tekanan dari Kalapas. Tadi saya pakai di mobil," katanya.
Namun, Ryan masih enggan menuturkan tekanan yang bagaimana yang diterima Ryan dari Kalapas. "Tidak akan saya ceritakan hari ini. Tetapi akan saya ungkap," imbuhnya.
Kuasa hukum Ryan, Rusdin Ismail mengatakan, diperbolehkannya Ryan memakai gamis atas kesepakatan dengan pihak Kalapas. Namun syaratnya, Ryan harus memakai baju koko dan celana hitam dari tahanan. Setelah di persidangan, Ryan baru diperbolehkan memakai gamis.
"Supaya ada pertimbangan agar tidak ada diskriminasi dengan yang lain. Ryan tetap diperbolehkan memakai gamis tapi di persidangan," jelas Rusdin. (gus/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 04:14 WIB
Hendardji Janji Akan Bongkar SPBU yang Bahayakan Warga
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
