Kutuk Serangan Israel
Din Syamsudin & Ratusan Tokoh Masyarakat 'Serbu' PBB
Rabu, 07/01/2009 12:03 WIB
Din Syamsudin (Dok. detikcom)
Terkait
Jakarta
Para tokoh masyarakat madani Indonesia mendatangi markas PBB di Jakarta. Mereka bersama-sama mengutuk serangan Israel ke jalur Gaza. Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin menjadi koordinator dari sekitar ratusan tokoh masyarakat yang hadir.
Tokoh yang hadir antara lain Rhoma Irama, Yuddy Chrisnandi, Effendy Choirie, Astri Ivo, Budiman Sujitmiko, Irgan Chairul Mahfidz, Moktar Pakpahan dan pemimpin organisasi keagamaan lainnya.
Dalam pertemuan itu, Din menyerahkan 5 poin pernyataan dari tokoh masyarakat Indonesia kepada perwakilan PBB. 5 Poin itu antara lain mengutuk keras aksi Israel dan mendesak PBB agar mengambil langkah tegas dan segera mengeluarkan resolusi agar Israel menghentikan serangannya.
"Jika PBB gagal melakukan ini, maka kami menilai PBB hanyalah sebuah lembaga internasional yang tidak berdaya dan berguna," ujar Din di kantor PBB, Jl Thamrin, Jakpus, Rabu (7/1/2009).
Koordinator perwakilan PBB di Indonesia El Mustafa Benlamlih menjelaskan, PBB tidak tinggal diam terhadap serangan Israel. PBB terus bekerja keras untuk menghentikan kekerasan di jalur Gaza.
"Kami tidak diam, tapi ada mekanisme-mekanisme yang harus dipenuhi. Benar jika serangan Israel harus dihentikan, tapi intinya adalah bagaimana menciptakan dialog agar terwujud perdamaian di Timur Tengah," kata Benlamlih.
Benlamlih juga berjanji untuk membawa pernyataan tokoh masyrakat di Indonesia ke Sekjen PBB di New York, Amerika Serikat. (nik/irw)
Tokoh yang hadir antara lain Rhoma Irama, Yuddy Chrisnandi, Effendy Choirie, Astri Ivo, Budiman Sujitmiko, Irgan Chairul Mahfidz, Moktar Pakpahan dan pemimpin organisasi keagamaan lainnya.
Dalam pertemuan itu, Din menyerahkan 5 poin pernyataan dari tokoh masyarakat Indonesia kepada perwakilan PBB. 5 Poin itu antara lain mengutuk keras aksi Israel dan mendesak PBB agar mengambil langkah tegas dan segera mengeluarkan resolusi agar Israel menghentikan serangannya.
"Jika PBB gagal melakukan ini, maka kami menilai PBB hanyalah sebuah lembaga internasional yang tidak berdaya dan berguna," ujar Din di kantor PBB, Jl Thamrin, Jakpus, Rabu (7/1/2009).
Koordinator perwakilan PBB di Indonesia El Mustafa Benlamlih menjelaskan, PBB tidak tinggal diam terhadap serangan Israel. PBB terus bekerja keras untuk menghentikan kekerasan di jalur Gaza.
"Kami tidak diam, tapi ada mekanisme-mekanisme yang harus dipenuhi. Benar jika serangan Israel harus dihentikan, tapi intinya adalah bagaimana menciptakan dialog agar terwujud perdamaian di Timur Tengah," kata Benlamlih.
Benlamlih juga berjanji untuk membawa pernyataan tokoh masyrakat di Indonesia ke Sekjen PBB di New York, Amerika Serikat. (nik/irw)
Baca Juga
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 14:34 WIB
Sempat Terjadi Adu Jotos, 2 Satpam IPB Ditembak Pria Berhelm
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 13:54 WIB
Departemen HAM PD: Grasi Corby Usaha Negara Membela WNI di Luar Negeri
-
Sabtu, 26/05/2012 14:20 WIB
Sebanyak 53.401 Siswa Lulus SNMPTN 2012
-
Sabtu, 26/05/2012 13:53 WIB
Menjarah Toko, Putri Jutawan Inggris Dipenjara 2 Tahun
-
Sabtu, 26/05/2012 14:15 WIB
Motor Vario yang Ditinggalkan Penembak Satpam IPB Hasil Curian
-
Sabtu, 26/05/2012 14:52 WIB
Rayakan Kelulusan, Puluhan Siswa SMA di Garut Ditangkap Polisi
-
279 Komentar
-
245 Komentar
-
236 Komentar
-
213 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message
.gif)

_2.gif)
_3.gif)
