Pekerja Kantoran Tolak Pengaturan Jam Kerja
Rabu, 07/01/2009 06:14 WIB
Foto: Ilutrasi
Jakarta
Setelah anak sekolah, kini giliran pekerja swasta yang diatur jam kerjanya. Walau sebatas imbauan, namun Pemprov DKI sudah menetapkan jam-jam kerja untuk wilayah-wilayah di Jakarta. Tapi hal ini ditolak para pekerja kantoran.
"Mestinya yang diperbaiki sarana transportasinya. Misalnya Subway, kemana itu," kata Sadat Eljafari, seorang karyawan swasta di kawasan Jakarta Selatan, saat berbincang, Rabu (7/1/2009).
Rencananya Pemprov DKI akan mengadakan pertemuan dengan pengelola gedung dan asosiasi pengusaha untuk melakukan sosialisasi.
Dan pengaturan jam kerja pun sudah diltetapkan yakni, karyawan swasta di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara dianjurkan masuk pukul 07.00 WIB, Jakarta Timur dan Jakarta Barat pukul 08.00 WIB. Sedangkan Jakarta Selatan pukul 09.00 WIB.
"Perbaiki saja sarana dan prasarana trasnportasi di Jakarta," timpal Robi, pegawai di sebuah bank di kawasan Jakarta Pusat.
Robi memberi contoh, apabila moda transportasi publik lebih dimaksimalkan kenyamanannya, maka tidak mungkin warga ibukota akan memilih memakai menggunakan transportasi umum untuk ke kantor.
"Pasti akan banyak beralih," ujar pria yang biasa menggunakan kendaraan pribadi ke kantornya ini.
Wagub Prijanto saat menyampaikan imbauan ini menyatakan keoptimisannya bila pengaturan jam kerja pegawai swasta bisa mengurangi kemacetan sebesar 26 persen. Bagaimana menurut Anda? (ndr/zal)
"Mestinya yang diperbaiki sarana transportasinya. Misalnya Subway, kemana itu," kata Sadat Eljafari, seorang karyawan swasta di kawasan Jakarta Selatan, saat berbincang, Rabu (7/1/2009).
Rencananya Pemprov DKI akan mengadakan pertemuan dengan pengelola gedung dan asosiasi pengusaha untuk melakukan sosialisasi.
Dan pengaturan jam kerja pun sudah diltetapkan yakni, karyawan swasta di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara dianjurkan masuk pukul 07.00 WIB, Jakarta Timur dan Jakarta Barat pukul 08.00 WIB. Sedangkan Jakarta Selatan pukul 09.00 WIB.
"Perbaiki saja sarana dan prasarana trasnportasi di Jakarta," timpal Robi, pegawai di sebuah bank di kawasan Jakarta Pusat.
Robi memberi contoh, apabila moda transportasi publik lebih dimaksimalkan kenyamanannya, maka tidak mungkin warga ibukota akan memilih memakai menggunakan transportasi umum untuk ke kantor.
"Pasti akan banyak beralih," ujar pria yang biasa menggunakan kendaraan pribadi ke kantornya ini.
Wagub Prijanto saat menyampaikan imbauan ini menyatakan keoptimisannya bila pengaturan jam kerja pegawai swasta bisa mengurangi kemacetan sebesar 26 persen. Bagaimana menurut Anda? (ndr/zal)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
