Asing Tak Protes Putusan Muchdi
Kontras: Protes Memang Tak Ada, Tapi Keprihatinan Banyak
Selasa, 06/01/2009 15:15 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta
Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda boleh mengatakan tidak ada protes pihak asing atas putusan vonis bebas terhadap terdakwa kasus pembunuhan Munir, Muchdi Pr. Namun, banyak pihak asing yang prihatin atas vonis bebas tersebut yang dianggap tidak memberikan rasa keadilan.
"Simpati sudah banyak, mulai dari Belanda, Inggris, Australia, Amerika sampai Jerman. Meski prihatin, tapi mereka menghormati vonis pengadilan dan terus memperhatikan kelanjutan masalah ini," kata Koordinator Kontras Usman Hamid kepada detikcom di
Jakarta, Selasa (6/1/2008).
Seperti diketahui, hari ini Menlu Hassan Wirajuda mengatakan hingga saat ini belum ada pihak asing yang memprotes keputusan PN Jakarta Selatan yang membebaskan Muchdi PR. Menurut Usman, pernyataa Menlu memang tidak ada yang salah.
"Karena memang vonis ini masih baru dan terjadi di masa libur panjang internasional. Seperti diduga, momentum pilihan waktu memang kurang lazim dalam praktik peradilan selama ini, padahal waktu sidang masih cukup," jelas anggota Komite Aksi Solidaritas
untuk Munir (Kasum) ini.
Lagipula, lanjut Usman, masyarakat internasional tidak mungkin gegabah menyikapi suatu keputusan pengadilan. Kebiasaan internasional justru menyikapi pelaksanaan kewajiban pemerintah di bawah hukum internasional tentang HAM.
"Sejauh ini, saya katakan pada mereka yang memberi simpati bahwa kejaksaan tidak tinggal diam. Ini sinyal positif bagi publik internasional bahwa keadilan masih diupayakan," ujarnya lagi.
Usman justru merasa bangga, ketika simpati malah melimpah dan datang dari kalangan dalam negeri, baik kalangan masyarakat maupun pemerintahan dari semua provinsi. "Nah, inilah yang sebenarnya memerlukan perhatian. Bahkan, kami sampai kesulitan untuk melayani setiap pertanyaan tentang mengapa vonis ini bisa terjadi," imbuhnya.
Oleh sebab itu, dengan dukungan masyarakat ini sebagai pertanda positif bagi upaya kasasi oleh JPU sebagai langkah yang tepat. "Rasa keadilan itu betul-betul terganggu. Kombinasi dukungan dalam dan luar negeri adalah cermin pentingnya keadilan universal dalam kasus Munir," pungkasnya.
(zal/gah)
"Simpati sudah banyak, mulai dari Belanda, Inggris, Australia, Amerika sampai Jerman. Meski prihatin, tapi mereka menghormati vonis pengadilan dan terus memperhatikan kelanjutan masalah ini," kata Koordinator Kontras Usman Hamid kepada detikcom di
Jakarta, Selasa (6/1/2008).
Seperti diketahui, hari ini Menlu Hassan Wirajuda mengatakan hingga saat ini belum ada pihak asing yang memprotes keputusan PN Jakarta Selatan yang membebaskan Muchdi PR. Menurut Usman, pernyataa Menlu memang tidak ada yang salah.
"Karena memang vonis ini masih baru dan terjadi di masa libur panjang internasional. Seperti diduga, momentum pilihan waktu memang kurang lazim dalam praktik peradilan selama ini, padahal waktu sidang masih cukup," jelas anggota Komite Aksi Solidaritas
untuk Munir (Kasum) ini.
Lagipula, lanjut Usman, masyarakat internasional tidak mungkin gegabah menyikapi suatu keputusan pengadilan. Kebiasaan internasional justru menyikapi pelaksanaan kewajiban pemerintah di bawah hukum internasional tentang HAM.
"Sejauh ini, saya katakan pada mereka yang memberi simpati bahwa kejaksaan tidak tinggal diam. Ini sinyal positif bagi publik internasional bahwa keadilan masih diupayakan," ujarnya lagi.
Usman justru merasa bangga, ketika simpati malah melimpah dan datang dari kalangan dalam negeri, baik kalangan masyarakat maupun pemerintahan dari semua provinsi. "Nah, inilah yang sebenarnya memerlukan perhatian. Bahkan, kami sampai kesulitan untuk melayani setiap pertanyaan tentang mengapa vonis ini bisa terjadi," imbuhnya.
Oleh sebab itu, dengan dukungan masyarakat ini sebagai pertanda positif bagi upaya kasasi oleh JPU sebagai langkah yang tepat. "Rasa keadilan itu betul-betul terganggu. Kombinasi dukungan dalam dan luar negeri adalah cermin pentingnya keadilan universal dalam kasus Munir," pungkasnya.
(zal/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
