Potongan Mayat di Baturaden Diduga Pria Bernama Museri
Selasa, 06/01/2009 14:08 WIB
Banyumas
Misteri penemuan mayat terpotong di Sungai Lirip, kawasan hutan wisata Baturaden, Banyumas, Jawa Tengah, mulai menemukan titik terang. Korban diduga pria bernama Museri (60).
Dugaan tersebut berdasarkan pengakuan Sarimin, warga Desa Cempakuah, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Sarimin yang tak lain adalah anak Museri, yakin bahwa potongan mayat yang ditemukan tersebut adalah ayahnya.
Keyakinan Sarimin itu berdasarkan ciri-ciri fisik yang ditemukan pada potongan mayat tersebut. Menurut Sarimin, bapaknya memang sudah beberapa hari ini hilang.
"Saya yakin itu bapak saya," kata Sarimin di Markas Polwil Banyumas, Selasa (6/1/2009).
Namun demikian, petugas Polwil Banyumas yang menangani kasus ini tidak begitu saja mempercayai keterangan Sarimin. Mereka masih akan melakukan serangkaian tindakan untuk memastikan bahwa mayat tersebut benar-benar Museri. Salah satunya dengan melakukan tes DNA.
Bukan Korban Mutilasi
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo kembali menegaskan potongan mayat di Baturaden bukan korban mutilasi. Mayat korban terpotong-potong karena memang sudah dalam kondisi busuk.
"Menurut penelitian tim kami tidak ada indikasi itu korban mutilasi. Kita belum bisa mengatakan penyebab tewasnya korban ini, namun kemungkinan korban sudah meninggal sejak 12 hari lalu. Mayatnya membusuk dan hancur terseret air jadi berceceran," kata Alex.
(djo/djo)
Dugaan tersebut berdasarkan pengakuan Sarimin, warga Desa Cempakuah, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Sarimin yang tak lain adalah anak Museri, yakin bahwa potongan mayat yang ditemukan tersebut adalah ayahnya.
Keyakinan Sarimin itu berdasarkan ciri-ciri fisik yang ditemukan pada potongan mayat tersebut. Menurut Sarimin, bapaknya memang sudah beberapa hari ini hilang.
"Saya yakin itu bapak saya," kata Sarimin di Markas Polwil Banyumas, Selasa (6/1/2009).
Namun demikian, petugas Polwil Banyumas yang menangani kasus ini tidak begitu saja mempercayai keterangan Sarimin. Mereka masih akan melakukan serangkaian tindakan untuk memastikan bahwa mayat tersebut benar-benar Museri. Salah satunya dengan melakukan tes DNA.
Bukan Korban Mutilasi
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo kembali menegaskan potongan mayat di Baturaden bukan korban mutilasi. Mayat korban terpotong-potong karena memang sudah dalam kondisi busuk.
"Menurut penelitian tim kami tidak ada indikasi itu korban mutilasi. Kita belum bisa mengatakan penyebab tewasnya korban ini, namun kemungkinan korban sudah meninggal sejak 12 hari lalu. Mayatnya membusuk dan hancur terseret air jadi berceceran," kata Alex.
(djo/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
