BAP Bos Judi Riau Beredar
Acin Akui Setor ke Polisi Rp 200 Juta per Bulan
Selasa, 06/01/2009 11:16 WIB
Pekanbaru
Pengakuan cukup mengejutkan diungkapkan Cindra Wijaya alias Acin, bandar besar judi toto gelap (togel), di Pekanbaru, Riau. Dia mengaku setiap bulan menyetor uang hingga Rp 250 juta ke polisi sebagai dana koordinasi.
Hal itu terungkap dalam salinan berita acara pemeriksaan (BAP) Acin yang diterima detikcom. BAP itu berisi keterangan Acin saat diperiksa Propam Polda Riau sebagai saksi kasus pelanggaran disiplin atau melindungi kasus perjudian oleh anggota Polri pada 27 Oktober 2008.
Acin mengatakan, setiap bulan memberikan sejumlah uang kepada sejumlah anggota Polda Riau dan Poltabes Pekanbaru dengan berbagai tingkat pangkat dan jabatan. Jumlah uang yang diberikan juga beragam nilainya, tergantung dari jabatan anggota Polda Riau tersebut. Semakin tinggi jabatannya, semakin besar nilai uang yang disetorkan Acin.
Sebagai contoh, untuk pejabat Kanit Judi dan Susila Polda Riau, Acin menyetorkan dana Rp 3 juta per bulan. Untuk Kasat Reskrim, Dir Intel dan Wadir Reskrim Rp 10 juta. Sedangkan untuk Kapoltabes Pekanbaru jumlah uang setoran yang diberikan Acin mencapai Rp 25 juta per bulan. Dan untul level Polsek hanya mendapatkan beberapa ratus ribu rupiah saja.
"Alasan saya memberikan (uang), adalah hal tersebut sudah menjadi rutinitas atau bulanan. Namun apa bila ada yang menelepon, saya akan berikan bila yang menelepon tersebut dekat dengan saya dan ada hubungannya dengan pekerjaan yang saya lakukan," ujar Acin sebagaimana tertulis dalam BAP-nya.
"Setoran ini saya berikan rutin sejak tahun 2006 hingga Oktober tahun ini (2008). Ada juga anggota Polri yang tidak rutin saya berikan," imbuh Acin.
Uang haram itu tidak semuanya disetorkan oleh Acin sendiri. Dia dibantu oleh Yudoyono Wijaya alias Ayu yang merupakan orang kepercayaanya. Hanya pejabat polisi tertentu yang jatah bulanannya langsung disetorkan oleh Acin.
"Khusus anggota Polri saya mengeluarkan setiap bulannya adalah sekitar Rp 200 juta," ungkap Acin.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli, yang dikonfirmasi membantah keras semua keterangan Acin tersebut. Menurutnya tidak ada anggota Polda Riau yang menerima setoran dari bisnis judi.
"Tidak ada itu soal setoran (judi)," kata Zulkifli kepada detikcom, Selasa (6/1/2009).
Sekadar diketahui, dalam BAP tersebut Acin mengaku setoran tersebut diberikan sejak dirinya menjalani bisnis perjudian di Riau pada tahun 2006. Sepak terjang Acin baru terhenti setelah dirinya ditangkap pada 23 Oktober 2008. Jika memang BAP itu benar, tentunya jumlah total uang yang telah disetorkannya ke polisi lumayan besar.
(cha/djo)
Hal itu terungkap dalam salinan berita acara pemeriksaan (BAP) Acin yang diterima detikcom. BAP itu berisi keterangan Acin saat diperiksa Propam Polda Riau sebagai saksi kasus pelanggaran disiplin atau melindungi kasus perjudian oleh anggota Polri pada 27 Oktober 2008.
Acin mengatakan, setiap bulan memberikan sejumlah uang kepada sejumlah anggota Polda Riau dan Poltabes Pekanbaru dengan berbagai tingkat pangkat dan jabatan. Jumlah uang yang diberikan juga beragam nilainya, tergantung dari jabatan anggota Polda Riau tersebut. Semakin tinggi jabatannya, semakin besar nilai uang yang disetorkan Acin.
Sebagai contoh, untuk pejabat Kanit Judi dan Susila Polda Riau, Acin menyetorkan dana Rp 3 juta per bulan. Untuk Kasat Reskrim, Dir Intel dan Wadir Reskrim Rp 10 juta. Sedangkan untuk Kapoltabes Pekanbaru jumlah uang setoran yang diberikan Acin mencapai Rp 25 juta per bulan. Dan untul level Polsek hanya mendapatkan beberapa ratus ribu rupiah saja.
"Alasan saya memberikan (uang), adalah hal tersebut sudah menjadi rutinitas atau bulanan. Namun apa bila ada yang menelepon, saya akan berikan bila yang menelepon tersebut dekat dengan saya dan ada hubungannya dengan pekerjaan yang saya lakukan," ujar Acin sebagaimana tertulis dalam BAP-nya.
"Setoran ini saya berikan rutin sejak tahun 2006 hingga Oktober tahun ini (2008). Ada juga anggota Polri yang tidak rutin saya berikan," imbuh Acin.
Uang haram itu tidak semuanya disetorkan oleh Acin sendiri. Dia dibantu oleh Yudoyono Wijaya alias Ayu yang merupakan orang kepercayaanya. Hanya pejabat polisi tertentu yang jatah bulanannya langsung disetorkan oleh Acin.
"Khusus anggota Polri saya mengeluarkan setiap bulannya adalah sekitar Rp 200 juta," ungkap Acin.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Zulkifli, yang dikonfirmasi membantah keras semua keterangan Acin tersebut. Menurutnya tidak ada anggota Polda Riau yang menerima setoran dari bisnis judi.
"Tidak ada itu soal setoran (judi)," kata Zulkifli kepada detikcom, Selasa (6/1/2009).
Sekadar diketahui, dalam BAP tersebut Acin mengaku setoran tersebut diberikan sejak dirinya menjalani bisnis perjudian di Riau pada tahun 2006. Sepak terjang Acin baru terhenti setelah dirinya ditangkap pada 23 Oktober 2008. Jika memang BAP itu benar, tentunya jumlah total uang yang telah disetorkannya ke polisi lumayan besar.
(cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:41 WIB
Corby Tak Layak Dibarter dengan Anak Indonesia yang Ditahan di Australia
-
Sabtu, 26/05/2012 17:14 WIB
Lulus UN, Siswa SMK I Pekanbaru Sujud Syukur
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
