Polres Kampar Sita Ratusan Kayu Gelondongan Ilegal
Senin, 05/01/2009 16:48 WIB
ilustrasi
Pekanbaru
Jajaran Polres Kampar, Riau menyita ratusan kayu gelondongan ilegal. Kuat dugaan kayu tanpa dilengkapi dukumen itu merupakan hasil penebangan liar di kawasan taman nasional.
Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Senin (5/01/2008) saat dihubungi per telepon. Dia menjelaskan, kayu ilegal itu ditemukan di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri , Kabupaten Kampar.
"Kayu itu kami temukan pada akhir pekan lalu. Saat akan kami sita, sejumlah warga melakukan protes. Mereka meminta agar kayunya tidak disita. Namun setelah kami tanyakan kelengkapan dokumennya, akhirnya mereka tidak dapat menunjukan," kata Muttaqien.
Setelah kayu dapat dikuasai, kata Muttaqien, proses pemindahan ratusan kayu itu dikawal dengan 180 aparat dari polisi TNI, Dinas Kehutanan Kampar dan Satpol PP. Pengawalan ini dilakukan guna menghindari bentrok dengan warga.
"Tim gabungan akhirnya berhasil membawa seluruh barang bukti itu untuk diamankan di Dinas Kehutanan Kampar. Kita berharap akan kesadaran warga untuk tidak menebangi kayu di kawasan hutan alam," kata Muttaqien.
Pihak kepolisian menduga, ratusan kayu gelondongan itu dirambah warga dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kayu-kayu jarahan darii taman nasional diangkut melalui alur sungai.
"Kayu yang kita sita itu merupakan kayu yang berkwalitas, seperti meranti. Kayu-kayu ini akan dijual warga ke sejumlah kilang kayu di Kabupaten Kampar," kata Muttaqien. (cha/djo)
Kapolres Kampar, AKBP MZ Muttaqien mengungkapkan hal itu kepada detikcom, Senin (5/01/2008) saat dihubungi per telepon. Dia menjelaskan, kayu ilegal itu ditemukan di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri , Kabupaten Kampar.
"Kayu itu kami temukan pada akhir pekan lalu. Saat akan kami sita, sejumlah warga melakukan protes. Mereka meminta agar kayunya tidak disita. Namun setelah kami tanyakan kelengkapan dokumennya, akhirnya mereka tidak dapat menunjukan," kata Muttaqien.
Setelah kayu dapat dikuasai, kata Muttaqien, proses pemindahan ratusan kayu itu dikawal dengan 180 aparat dari polisi TNI, Dinas Kehutanan Kampar dan Satpol PP. Pengawalan ini dilakukan guna menghindari bentrok dengan warga.
"Tim gabungan akhirnya berhasil membawa seluruh barang bukti itu untuk diamankan di Dinas Kehutanan Kampar. Kita berharap akan kesadaran warga untuk tidak menebangi kayu di kawasan hutan alam," kata Muttaqien.
Pihak kepolisian menduga, ratusan kayu gelondongan itu dirambah warga dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Kayu-kayu jarahan darii taman nasional diangkut melalui alur sungai.
"Kayu yang kita sita itu merupakan kayu yang berkwalitas, seperti meranti. Kayu-kayu ini akan dijual warga ke sejumlah kilang kayu di Kabupaten Kampar," kata Muttaqien. (cha/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
