detikcom

Updated

Disebut Selingkuhan McCain, Iseman Gugat New York Times US$ 27 Juta

Alfian Banjaransari - detikNews
Rabu, 31/12/2008 10:00 WIB
Sumber: www.huffingtonpost.com
Washington Seorang perempuan Washington, hari Selasa (30/12/2008) menggugat surat kabar terkemuka The New York Times karena menerbitkan sebuah artikel yang menyatakan bahwa dirinya pernah memiliki hubungan asmara dengan kandidat presiden Amerika Serikat (AS) John McCain.

Vicki Iseman, perempuan tersebut, meminta NY Times membayar ganti rugi sebesar 27 juta dolar AS (sekitar Rp 295,65 miliar). Dalam gugatannya yang disampaikan oleh pengacaranya, Iseman yang berprofesi sebagai pelobi di firma Alcalde & Fay mengaku difitnah oleh artikel di NY Times tanggal 21 Februari. Menurutnya, reputasinya selama ini hancur karena artikel tersebut. Selain itu, ia mengaku menderita stres fisik dan emosional.

Gugatan tersebut juga menyatakan bahwa artikel NY Times mengarah pada tuduhan bahwa Iseman dan McCain pernah terlibat dalam hubungan tidak resmi tanpa pernah bisa membuktikan kebenarannya.

"Para pengacara NY Times tahu bahwa mereka tidak tahu. Tapi tetap saja mereka meneruskan pemberitaan kurang ajar itu," bunyi tuntutan tersebut sebagaimana dilansir Reuters, Rabu (31/12/2008).

Iseman melalui pengacaranya menggugat sejumlah orang penting di NY Times. Sebagai tergugat, berturut-turut adalah Editor Eksekutif Bill Keller dan Kepala Biro Washington Dean Baquet. Selain itu, Iseman juga menggugat penulis berita tersebut: James Rutenberg, Marilyn Thompson, Stephen Labaton, dan David Kirkpatrick.

Lantas bagaimana tanggapan Times? "Kami sepenuhnya mendukung artikel kami tersebut," ungkap juru bicara NY Times Abbe Serphos.

"Kami terus percaya bahwa artikel tersebut benar dan akurat, dan bahwa kami akan menang. Penting untuk mempertanyakan seorang kandidat presiden dan persepsi bahwa ia terlibat dalam sejumlah konflik kepentingan," tambahnya.

NY Times menulis, McCain dan Iseman pernah memiliki hubungan dekat. Menurut NY Times, hubungan antara McCain dan Iseman yang tidak patut (unethical) tersebut sempat membuat ketar-ketir tim kampanye McCain tahun 2000 lampau, ketika McCain gagal melaju sebagai kandidat presiden pada nominasi partai Republik.

Baik McCain maupun Iseman membantah tuduhan tersebut. Mereka juga membantah pernah terlibat dalam hubungan asmara.

(alf/nrl)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel