KPK Gencarkan Sidak Institusi Publik pada 2009
Selasa, 30/12/2008 19:19 WIB
(Foto: Dok. detikcom)
Jakarta
Dugaan korupsi di lembaga pelayanan publik dinilai masih tinggi. Oleh karena itu, Komisi
Pemberantasan Korupsi berencana meningkatkan pengawasan dengan sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lembaga tersebut.
"Nanti kita survey dulu, kita evaluasi sistemnya, lalu kita sampaikan permasalahannya. Jika masih terjadi, baru kita sidak," ujar wakil ketua KPK bidang pencegahan Haryono Umar di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2008).
Langkah ini diambil KPK karena begitu banyaknya pengaduan dari masyarakat tentang praktik korupsi di lembaga pelayanan publik. Berdasarkan laporan akhir tahun KPK, sedikitnya 8.479 pengaduan selama tahun 2008.
Dari angka tersebut, telah ditelaah oleh KPK sebanyak 8.005 pengaduan. "Dengan hasil 19,47 persen pengaduan mengandung indikasi tindak pidana korupsi," kata ketua KPK Antasari Azhar saat memaparkan kinerja KPK Tahun 2008.
Pengaduan tersebut kemudian ada yang didistribusikan kepada instansi lain seperti kepolisian dan kejaksaan. Sementara yang ditangani oleh internal KPK saat ini mencapai 243 pengaduan.
Dari total 8.479 pengaduan, hampir seluruhnya merupakan kasus yang berhubungan dengan APBD Pemerintah Provinsi di Indonesia. Sebagian besar, kata Antasari, berasal dari Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur dan Jawa Barat.
Oleh karena itu, Antasari beserta jajarannya mengaku akan terus melakukan monitoring terhadap lembaga-lembaga yang mengurusi kepentingan hidup rakyat tersebut.
(mad/gah)
Pemberantasan Korupsi berencana meningkatkan pengawasan dengan sering melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lembaga tersebut.
"Nanti kita survey dulu, kita evaluasi sistemnya, lalu kita sampaikan permasalahannya. Jika masih terjadi, baru kita sidak," ujar wakil ketua KPK bidang pencegahan Haryono Umar di gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/12/2008).
Langkah ini diambil KPK karena begitu banyaknya pengaduan dari masyarakat tentang praktik korupsi di lembaga pelayanan publik. Berdasarkan laporan akhir tahun KPK, sedikitnya 8.479 pengaduan selama tahun 2008.
Dari angka tersebut, telah ditelaah oleh KPK sebanyak 8.005 pengaduan. "Dengan hasil 19,47 persen pengaduan mengandung indikasi tindak pidana korupsi," kata ketua KPK Antasari Azhar saat memaparkan kinerja KPK Tahun 2008.
Pengaduan tersebut kemudian ada yang didistribusikan kepada instansi lain seperti kepolisian dan kejaksaan. Sementara yang ditangani oleh internal KPK saat ini mencapai 243 pengaduan.
Dari total 8.479 pengaduan, hampir seluruhnya merupakan kasus yang berhubungan dengan APBD Pemerintah Provinsi di Indonesia. Sebagian besar, kata Antasari, berasal dari Jakarta, Sumatera Utara, Jawa Timur dan Jawa Barat.
Oleh karena itu, Antasari beserta jajarannya mengaku akan terus melakukan monitoring terhadap lembaga-lembaga yang mengurusi kepentingan hidup rakyat tersebut.
(mad/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:52 WIB
Kejagung Masih Evaluasi Soal Laporan BPK Terkait Korupsi
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
