Solidaritas Untuk Palestina
Galang Rp 1 miliar, KNRP Coba Tembus Perbatasan Palestina
Senin, 29/12/2008 17:53 WIB
Jakarta
Aksi solidaritas yang digagas Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 1 miliar. Masalahnya kini bagaimana menyampaikan bantuan kemanusiaan tersebut langsung ke rakyat Palestina.
"Kita berhasil mengumpulkan dana Rp 1 miliar dan akan membawanya masuk ke jalur Gaza. Tapi kita masih terbentur perbatasan yang dijaga Israel," kata ketua KNRP, Soeripto, di hotel Le Meridien, Jl. Sudirman, Jakarta, Senin (29/12/2008).
Alternatif pintu masuk ke Palestina yang tersisa adalah melalui Rafa, Mesir. Pintu di perbatasannya dijaga oleh pasukan keamanan PBB dan militer Mesir.
Untuk mendapat kemudahan melewati prosedur di perbatasan wilayah konflik, KNRP berencana menemui Menlu Hassan Wirajuda. Yaitu agar Deplu RI adakan pendekatan diplomasi dengan pemerintah Mesir memberikan kemudahan imigrasi bagi rombongan KNRP yang membawa bantuan kemanusiaan.
"Kita akan langsung berangkat 1-2 hari setelah memperoleh visa dari Mesir. Peralatan medis dan obat-obatan, akan kita beli di sana," imbuh Soeripto.
Rombongan KNPR akan terbagi dalam dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 20 dan 100 relawan. Mereka tenaga medis, logistik dan relawan yang akan melakukan berbagai aksi kemanusian dengan menggunakan dana bantuan sebesar Rp 1 miliar tersebut.
"Mereka akan membantu anak-anak dan ibu-ibu. Mendirikan dapur umum darurat, klinik rehabiliasi dan observasi," jelasnya. (lh/lh)
"Kita berhasil mengumpulkan dana Rp 1 miliar dan akan membawanya masuk ke jalur Gaza. Tapi kita masih terbentur perbatasan yang dijaga Israel," kata ketua KNRP, Soeripto, di hotel Le Meridien, Jl. Sudirman, Jakarta, Senin (29/12/2008).
Alternatif pintu masuk ke Palestina yang tersisa adalah melalui Rafa, Mesir. Pintu di perbatasannya dijaga oleh pasukan keamanan PBB dan militer Mesir.
Untuk mendapat kemudahan melewati prosedur di perbatasan wilayah konflik, KNRP berencana menemui Menlu Hassan Wirajuda. Yaitu agar Deplu RI adakan pendekatan diplomasi dengan pemerintah Mesir memberikan kemudahan imigrasi bagi rombongan KNRP yang membawa bantuan kemanusiaan.
"Kita akan langsung berangkat 1-2 hari setelah memperoleh visa dari Mesir. Peralatan medis dan obat-obatan, akan kita beli di sana," imbuh Soeripto.
Rombongan KNPR akan terbagi dalam dua kelompok yang masing-masing terdiri dari 20 dan 100 relawan. Mereka tenaga medis, logistik dan relawan yang akan melakukan berbagai aksi kemanusian dengan menggunakan dana bantuan sebesar Rp 1 miliar tersebut.
"Mereka akan membantu anak-anak dan ibu-ibu. Mendirikan dapur umum darurat, klinik rehabiliasi dan observasi," jelasnya. (lh/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
