Tagih Janji SBY-JK, Sejumlah Massa Akan Turun ke Jalan
Sabtu, 27/12/2008 12:38 WIB
Jakarta
Sejumlah akedemisi, aktivis mahasiswa dan buruh yang dimotori Lingkaran Pemilih Indonesia (LPI) merencanakan aksi turun ke jalan untuk menagih janji kepada pemerintahan SBY-JK. Hal ini dilakukan karena banyak janji-janji duet pemenang Pilpres 2004 itu yang tidak teralisasi.
"Kita akan lakukan Januari. Pemerintahan SBY-JK memecahkan rekor janji paling banyak dan rekor melanggar janji paling banyak," ujar Direktur LPI yang juga akademisi Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens.
Hal itu disampaikan Boni dalam 'Evaluasi Akhir Tahun Pemerintahan SBY-JK' di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (27/12/2008). Hadir pula dalam acara pakar komunikasi politik UI Effendi Gazali dan Direktur Lembaga Riset Indonesia (LRI) Johan Silalahi.
Boni menjelaskan, janji yang tidak ditepati SBY-JK dapat dilihat dari realisasi penurunan angka kemiskinan. "Proyeksi 10 persen, tetapi ternyata realisasinya 15 persen," jelas penulis buku 'Trilogi Dosa Politik SBY-JK' ini.
Tidak hanya itu, demi menagih janji, LPI juga akan menggandeng 50 pengacara untuk melakukan class action atas janji-janji pemerintah yang dinilai 'gombal'.
"Janji-janji SBY sudah diterjemahkan ke dalam program kerja, tetapi tidak dijalankan. Atas dasar itu kita lakukan class action," tegas pengamat berkepala plontos ini.
Dalam kesempatan itu, Boni juga menyentil beberapa iklan keberhasilan program pemerintah yang marak belakangan ini. Menurutnya, ketidaktransparanan sumber dana iklan tersebut menimbulkan kecurigaan masyarakat. "Ini ada indikasi korupsi," tandasnya.
(lrn/djo)
"Kita akan lakukan Januari. Pemerintahan SBY-JK memecahkan rekor janji paling banyak dan rekor melanggar janji paling banyak," ujar Direktur LPI yang juga akademisi Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens.
Hal itu disampaikan Boni dalam 'Evaluasi Akhir Tahun Pemerintahan SBY-JK' di Hotel Sultan, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Sabtu (27/12/2008). Hadir pula dalam acara pakar komunikasi politik UI Effendi Gazali dan Direktur Lembaga Riset Indonesia (LRI) Johan Silalahi.
Boni menjelaskan, janji yang tidak ditepati SBY-JK dapat dilihat dari realisasi penurunan angka kemiskinan. "Proyeksi 10 persen, tetapi ternyata realisasinya 15 persen," jelas penulis buku 'Trilogi Dosa Politik SBY-JK' ini.
Tidak hanya itu, demi menagih janji, LPI juga akan menggandeng 50 pengacara untuk melakukan class action atas janji-janji pemerintah yang dinilai 'gombal'.
"Janji-janji SBY sudah diterjemahkan ke dalam program kerja, tetapi tidak dijalankan. Atas dasar itu kita lakukan class action," tegas pengamat berkepala plontos ini.
Dalam kesempatan itu, Boni juga menyentil beberapa iklan keberhasilan program pemerintah yang marak belakangan ini. Menurutnya, ketidaktransparanan sumber dana iklan tersebut menimbulkan kecurigaan masyarakat. "Ini ada indikasi korupsi," tandasnya.
(lrn/djo)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 26/05/2012 17:41 WIB
Corby Tak Layak Dibarter dengan Anak Indonesia yang Ditahan di Australia
-
Sabtu, 26/05/2012 17:14 WIB
Lulus UN, Siswa SMK I Pekanbaru Sujud Syukur
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:42 WIB
Bandar Sabu Diciduk di Area Gedung Lembaga Sensor Film
-
Sabtu, 26/05/2012 17:01 WIB
Pembunuh Ayah dan Anak dengan Linggis di Depok Ditangkap Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:57 WIB
Waspada! Perampasan Motor Berkedok Razia Melibatkan Oknum Polisi
-
Sabtu, 26/05/2012 16:07 WIB
Ini Dia Hasil UN SMA di DKI Jakarta
-
Sabtu, 26/05/2012 15:22 WIB
Lengkapi Izin, Promotor Lady Gaga Diberi Waktu Hingga Senin
-
280 Komentar
-
246 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
