Nelayan Pencari Kerang Sodomi 6 Bocah Belia
Kamis, 25/12/2008 16:22 WIB
Ilustrasi (www.theonion.com)
Medan
Erwinsyah, seorang nelayan pencari kerang warga Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), nyaris tewas dihakimi warga. Pasalnya, pria berusia 40 tahun ini, tertangkap basah sedang menyodomi seorang bocah di rumahnya, Rabu (24/12/2008).
Beruntung petugas Polsekta Percut Sei Tuan sigap turun ke lokasi kejadian. Jika tidak, tersangka terancam babak belur di hajar warga. Untuk menghindari amuk massa, tersangka kemudian digelandang ke Mapolsekta Percut Sei Tuan.
Kepada petugas, tersangka Erwinsyah mengaku telah menyodomi enam bocah karena tidak mampu menahan nafsu seusai melihat film porno yang tersimpan di handphonenya.
Untuk menjerat mangsanya, tersangka kerap mengajak calon korban ke rumahnya untuk melihat film porno lewat handphone. Setelah korban terbuai, tersangka kemudian melancarkan aksinya dengan merayu bocah supaya mau disodomi.
"Anak itu saya kasih nonton film porno dulu. Baru saya ajak main," aku Erwinsyah.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas kemudian menghadirkan enam bocah yang menjadi korban tersangka guna memberikan keterangan. Kepada petugas, korban Ri (11) mengaku mengalami tindak sodomi sebanyak tujuh kali.
"Kalau mengadu, saya diancam mau dibunuh. Saya jadi takut bilang ke mamak," kata Ri.
Sementara SG (11), Ang (13), Fa (12) Wah (12), Rup (11) dan HY (10) mengaku mendapat perlakuan asusila dari tersangka sebanyak satu kali.
Kapolsekta Percut Sei Tuan AKP Edi Bona Sinaga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan atas kasus sodomi tersebut. "Bisa jadi lebih dari enam korbannya. Kita masih selidiki," kata Sinaga. (rul/gah)
Beruntung petugas Polsekta Percut Sei Tuan sigap turun ke lokasi kejadian. Jika tidak, tersangka terancam babak belur di hajar warga. Untuk menghindari amuk massa, tersangka kemudian digelandang ke Mapolsekta Percut Sei Tuan.
Kepada petugas, tersangka Erwinsyah mengaku telah menyodomi enam bocah karena tidak mampu menahan nafsu seusai melihat film porno yang tersimpan di handphonenya.
Untuk menjerat mangsanya, tersangka kerap mengajak calon korban ke rumahnya untuk melihat film porno lewat handphone. Setelah korban terbuai, tersangka kemudian melancarkan aksinya dengan merayu bocah supaya mau disodomi.
"Anak itu saya kasih nonton film porno dulu. Baru saya ajak main," aku Erwinsyah.
Untuk penyelidikan lebih lanjut, petugas kemudian menghadirkan enam bocah yang menjadi korban tersangka guna memberikan keterangan. Kepada petugas, korban Ri (11) mengaku mengalami tindak sodomi sebanyak tujuh kali.
"Kalau mengadu, saya diancam mau dibunuh. Saya jadi takut bilang ke mamak," kata Ri.
Sementara SG (11), Ang (13), Fa (12) Wah (12), Rup (11) dan HY (10) mengaku mendapat perlakuan asusila dari tersangka sebanyak satu kali.
Kapolsekta Percut Sei Tuan AKP Edi Bona Sinaga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan atas kasus sodomi tersebut. "Bisa jadi lebih dari enam korbannya. Kita masih selidiki," kata Sinaga. (rul/gah)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
