Kabinet Obama Prioritaskan Isu Perubahan Iklim
Selasa, 23/12/2008 10:00 WIB
Jakarta
Isu perubahan iklim global akan lebih menjadi prioritas kabinet Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Barack Obama dibandingkan dengan pendahulunya George W Bush, demikian ungkap beberapa aktivis lingkungan..
"Jika tim Obama saja tidak bisa membuat kemajuan dalam kebijakan pemanasan global, maka tidak akan ada lagi yang bisa," ungkap Presiden United Concerned Scientists, merujuk kepada pilihan Obama atas pejabat posisi-posisi vital dalam kebijakan lingkungan dan energi AS nantinya.
"Ilmuwan kaliber pasti akan menjadi sorotan dalam setiap pemerintahan," tambahnya seperti dilansir Reuters, Selasa (23/12/2008).
"Namun hal itu berbeda selama delapan tahun masa pemerintahan Bush, di mana politik lebih mengesampingkan sains, yang ujung-ujungnya harus dibayar mahal," jelasnya.
Dukungan senada juga diungkapkan Tony Kreindler dari Environmental Defense Fund, sebuah organisasi yang giat mengadvokasi isu lingkungan. "Masing-masing dari mereka tidak saja berpengalaman dan mampu, namun juga sangat berkomitmen untuk melakukan sesuatu mengenai iklim," komentarnya atas tim energi dan lingkungan Obama.
"Mereka dapat mengaitkan antara isu perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi dan bagaimana caranya agar energi yang terbarukan mampu menciptakan lapangan kerja baru," puji Kreindler.
Lantas, siapa sajakah tim energi dan lingkungan pilihan Obama? Minggu lalu, presiden kulit hitam AS pertama tersebut menunjuk pemenang Nobel Fisika Stephen Chu sebagai kepala Departemen Energi; mantan pengacara lingkungan dan senator Ken Salazar sebagai Menteri Dalam Negeri; mantan Kepala Lingkungan Lisa Jackson sebagai Kepala Badan Perlindungan Lingkungan; Nancy Sutley, mantan wakil walikota Los Angeles sebagai Kepala Dewan Mutu Lingkungan Gedung P utih.
Selain itu, Obama juga menunjuk Carol Browner, yang pada masa Presiden Clinton menjadi kepala Badan Perlindungan Lingkungan sebagai koordinator kebijakan energi, lingkungan, dan perubahan iklim. Untuk penasihat sains, Obama memilih John Holdren, seorang pakar perubahan iklim dari Universitas Harvard. Sementara itu, untuk mengurusi masalah cuaca dan iklim, Obama meminta Jane Lubchenco sebagai Kepala Badan Nasional Kelautan dan Atmosfer.
(alf/nrl)
"Jika tim Obama saja tidak bisa membuat kemajuan dalam kebijakan pemanasan global, maka tidak akan ada lagi yang bisa," ungkap Presiden United Concerned Scientists, merujuk kepada pilihan Obama atas pejabat posisi-posisi vital dalam kebijakan lingkungan dan energi AS nantinya.
"Ilmuwan kaliber pasti akan menjadi sorotan dalam setiap pemerintahan," tambahnya seperti dilansir Reuters, Selasa (23/12/2008).
"Namun hal itu berbeda selama delapan tahun masa pemerintahan Bush, di mana politik lebih mengesampingkan sains, yang ujung-ujungnya harus dibayar mahal," jelasnya.
Dukungan senada juga diungkapkan Tony Kreindler dari Environmental Defense Fund, sebuah organisasi yang giat mengadvokasi isu lingkungan. "Masing-masing dari mereka tidak saja berpengalaman dan mampu, namun juga sangat berkomitmen untuk melakukan sesuatu mengenai iklim," komentarnya atas tim energi dan lingkungan Obama.
"Mereka dapat mengaitkan antara isu perubahan iklim dan pertumbuhan ekonomi dan bagaimana caranya agar energi yang terbarukan mampu menciptakan lapangan kerja baru," puji Kreindler.
Lantas, siapa sajakah tim energi dan lingkungan pilihan Obama? Minggu lalu, presiden kulit hitam AS pertama tersebut menunjuk pemenang Nobel Fisika Stephen Chu sebagai kepala Departemen Energi; mantan pengacara lingkungan dan senator Ken Salazar sebagai Menteri Dalam Negeri; mantan Kepala Lingkungan Lisa Jackson sebagai Kepala Badan Perlindungan Lingkungan; Nancy Sutley, mantan wakil walikota Los Angeles sebagai Kepala Dewan Mutu Lingkungan Gedung P utih.
Selain itu, Obama juga menunjuk Carol Browner, yang pada masa Presiden Clinton menjadi kepala Badan Perlindungan Lingkungan sebagai koordinator kebijakan energi, lingkungan, dan perubahan iklim. Untuk penasihat sains, Obama memilih John Holdren, seorang pakar perubahan iklim dari Universitas Harvard. Sementara itu, untuk mengurusi masalah cuaca dan iklim, Obama meminta Jane Lubchenco sebagai Kepala Badan Nasional Kelautan dan Atmosfer.
(alf/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
678 Komentar
-
452 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,790.000
- Rp 6,087.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
