Paripurna DPR Dihadiri Kurang dari Separuh Anggota Dewan
Kamis, 18/12/2008 11:23 WIB
(Foto: Elvan DS/detikcom)
Jakarta
Rapat paripurna DPR mengagendakan pengesahan RUU Mahkamah Agung (MA), Kamis (18/12/2008) ini. Setelah satu jam rapat berlangsung, lebih dari separuh jumlah anggota dewan masih belum hadir.
Pantauan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, hingga pukul 11.00 WIB, kursi di ruang rapat paripurna tampak melompong. Mayoritas kursi kosong tanpa penghuni. Padahal rapat dimulai pukul 10.00 WIB, mundur 1 jam dari jadwal seharusnya.
Di luar ruangan, tampak belasan anggota dewan masih berkeliaran. Sebagian dari mereka asyik ngobrol dan merokok.
Dari daftar absensi, terungkap hanya sebagian kecil anggota dewan yang hadir. Misalnya untuk FPDIP, dari 109 anggota hanya 48 yang hadir, FPG dari 129 hanya 40, FPKB dari 52 hanya 17, FPKS dari 45 hanya 15, FPAN dari 53 hanya 17, dan FPD dari 17 hanya 4.
Sebelumnya, DPR terkesan sangat tergesa-gesa dalam membahas RUU MA. Sementara RUU KY dan MK masih terlantar, pembahasan RUU MA serba cepat. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari publik.
Sekelompok ahli hukum tata negara meminta DPR tidak terburu-buru mengesahkan RUU tersebut karena banyak materi yang masih harus dibenahi. Tiga poin menjadi perhatian utama, yakni kewenangan MA, komposisi hakim ad hoc, dan usia penisun hakim agung. ICW bahkan mencurigai ada perselingkuhan antara DPR dengan MA dalam pembahasan RUU tersebut.
ICW curiga, pembahasannya dipercepat untuk memberi payung hukum bagi penunjukan pimpinan hakim yang konon secara diam-diam telah ditentukan. Dengan UU yang lama, penunjukan pimpinan itu tidak dimungkinkan karena terkendala usia hakim. Lebih dahsyat, ICW juga mencurigai ada uang US$ 1 juta yang mengalir ke Panja RUU MA dan ditengarai sebagai suap. Untuk itu ICW mengaku telah berkoordinasi dengan KPK. (sho/iy)
Pantauan detikcom di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, hingga pukul 11.00 WIB, kursi di ruang rapat paripurna tampak melompong. Mayoritas kursi kosong tanpa penghuni. Padahal rapat dimulai pukul 10.00 WIB, mundur 1 jam dari jadwal seharusnya.
Di luar ruangan, tampak belasan anggota dewan masih berkeliaran. Sebagian dari mereka asyik ngobrol dan merokok.
Dari daftar absensi, terungkap hanya sebagian kecil anggota dewan yang hadir. Misalnya untuk FPDIP, dari 109 anggota hanya 48 yang hadir, FPG dari 129 hanya 40, FPKB dari 52 hanya 17, FPKS dari 45 hanya 15, FPAN dari 53 hanya 17, dan FPD dari 17 hanya 4.
Sebelumnya, DPR terkesan sangat tergesa-gesa dalam membahas RUU MA. Sementara RUU KY dan MK masih terlantar, pembahasan RUU MA serba cepat. Hal ini menimbulkan pertanyaan dari publik.
Sekelompok ahli hukum tata negara meminta DPR tidak terburu-buru mengesahkan RUU tersebut karena banyak materi yang masih harus dibenahi. Tiga poin menjadi perhatian utama, yakni kewenangan MA, komposisi hakim ad hoc, dan usia penisun hakim agung. ICW bahkan mencurigai ada perselingkuhan antara DPR dengan MA dalam pembahasan RUU tersebut.
ICW curiga, pembahasannya dipercepat untuk memberi payung hukum bagi penunjukan pimpinan hakim yang konon secara diam-diam telah ditentukan. Dengan UU yang lama, penunjukan pimpinan itu tidak dimungkinkan karena terkendala usia hakim. Lebih dahsyat, ICW juga mencurigai ada uang US$ 1 juta yang mengalir ke Panja RUU MA dan ditengarai sebagai suap. Untuk itu ICW mengaku telah berkoordinasi dengan KPK. (sho/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
