Wacana Golput Haram
SB: Hidayat Harus Minta Maaf
Rabu, 17/12/2008 17:35 WIB
(Foto: dok detikcom)
Jakarta
Gara-gara wacana golongan putih (golput) haram, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid diimbau minta maaf. Hidayat yang selama ini terkenal santun disayangkan bisa mengeluarkan pernyataan kontroversial itu.
"Beliau itu Ketua MPR, sehingga bisa diartikan sebagai instruksi. Minimal beliau harus meminta maaf," ujar Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir.
SB, begitu Soetrisno biasa disapa, menyampaikan hal itu usai diskusi 'Akhir tahun pemimpin redaksi Jawa Pos Group', di Hotel Novotel, Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Rabu (17/12/2008).
SB minta agar para tokoh tidak mudah mengeluarkan pernyataan terkait masalah yang sangat agamis. Ia meminta agar tidak mencampuradukkan masalah politik dan agama.
"Jangan pernah memberikan statement yang bukan pada tempatnya," tegas dia.
Dengan bergurau SB mengatakan jika semua orang bisa memfatwakan masalah halal dan haram, maka akan ada fatwa-fatwa lainnya.
"Nanti ada caleg yang minta supaya difatwakan haram jika membawa anaknya yang di bawah umur," celetuk dia.
SB pun turut mengimbau agar para pemilih menggunakan hak suaranya demi memperbaiki bangsa ini.
"Yang golput itu kan biasanya yang baik-baik. Mereka tidak memilih karena melihat parpol itu jelek semua," ujarnya.
Dia menambahkan, kalau pun masyarakat menilai semua parpol itu jelek, tidak sama kadar kejelekannya.
"Ada yang lebih sedikit, itu yang dipilih. Jika tidak memilih keadaan akan bertambah buruk," ujar pengusaha asal Pekalongan yang mengenakan batik putih itu. (nwk/iy)
"Beliau itu Ketua MPR, sehingga bisa diartikan sebagai instruksi. Minimal beliau harus meminta maaf," ujar Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir.
SB, begitu Soetrisno biasa disapa, menyampaikan hal itu usai diskusi 'Akhir tahun pemimpin redaksi Jawa Pos Group', di Hotel Novotel, Mangga Dua Square, Jakarta Utara, Rabu (17/12/2008).
SB minta agar para tokoh tidak mudah mengeluarkan pernyataan terkait masalah yang sangat agamis. Ia meminta agar tidak mencampuradukkan masalah politik dan agama.
"Jangan pernah memberikan statement yang bukan pada tempatnya," tegas dia.
Dengan bergurau SB mengatakan jika semua orang bisa memfatwakan masalah halal dan haram, maka akan ada fatwa-fatwa lainnya.
"Nanti ada caleg yang minta supaya difatwakan haram jika membawa anaknya yang di bawah umur," celetuk dia.
SB pun turut mengimbau agar para pemilih menggunakan hak suaranya demi memperbaiki bangsa ini.
"Yang golput itu kan biasanya yang baik-baik. Mereka tidak memilih karena melihat parpol itu jelek semua," ujarnya.
Dia menambahkan, kalau pun masyarakat menilai semua parpol itu jelek, tidak sama kadar kejelekannya.
"Ada yang lebih sedikit, itu yang dipilih. Jika tidak memilih keadaan akan bertambah buruk," ujar pengusaha asal Pekalongan yang mengenakan batik putih itu. (nwk/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 03:07 WIB
Colong Aki Kereta Api, 2 Pencuri Dibekuk Polisi
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,087.000
- Rp 471.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
