Polisi Bunuh Diri di Pati
Tembakan Nyasar Suwarno untuk Lerai Ricuh Konser Dangdut
Rabu, 17/12/2008 15:18 WIB
ilustrasi
Jakarta
Brigade Suwarno (51), anggota Polsek Cluwak, Pati, Jawa Tengah (Jateng), bunuh diri setelah tembakan peringatannya nyasar. Suwarno mulanya ingin melerai konser dangdut yang ricuh dengan tembakan peringatan.
Seperti dipaparkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira, pada Selasa 16 Desember 2008 pukul 13.30 WIB kemarin, ada pertunjukan konser dangdut di Desa Bleber, Cluwak, Pati, Jateng. Saat konser itu kericuhan terjadi.
"Ada seorang anggota polisi yang mencoba melerai. Brigadir Suwarno melerai perkelahian dengan menembakkan senjata," ujar Abubakar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2008).
Ternyata tembakan peringatan Suwarno nyasar dan kena penonton yang sedang ribut. "Yang terkena peluru tembakan tersebut meninggal dunia," imbuh dia.
Saat diamankan Polres Pati, Suwarno tiba-tiba meminta berhenti di pom bensin. Saat di pom bensin itulah Suwarno menembak dirinya dengan senjata di tangan.
Kini kasus ini sedang diselidiki Polres Pati. Selain menyelidiki kasus bunuh diri Suwarno, prosedur tembakan peringatan Suwarno juga turut diselidiki.
"Seandainya masih hidup dia dikenakan pasal 359 KUHP akibat kelalaian menyebabkan kematian," ujar Abubakar.
Mengapa saat diamankan Suwarno masih diperkenankan membawa senjata?
"Ini tengah dilakukan penyelidikan. Secara teknis memang kurang tepat," tandas Abubakar. (nwk/nrl)
Seperti dipaparkan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Abubakar Nataprawira, pada Selasa 16 Desember 2008 pukul 13.30 WIB kemarin, ada pertunjukan konser dangdut di Desa Bleber, Cluwak, Pati, Jateng. Saat konser itu kericuhan terjadi.
"Ada seorang anggota polisi yang mencoba melerai. Brigadir Suwarno melerai perkelahian dengan menembakkan senjata," ujar Abubakar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2008).
Ternyata tembakan peringatan Suwarno nyasar dan kena penonton yang sedang ribut. "Yang terkena peluru tembakan tersebut meninggal dunia," imbuh dia.
Saat diamankan Polres Pati, Suwarno tiba-tiba meminta berhenti di pom bensin. Saat di pom bensin itulah Suwarno menembak dirinya dengan senjata di tangan.
Kini kasus ini sedang diselidiki Polres Pati. Selain menyelidiki kasus bunuh diri Suwarno, prosedur tembakan peringatan Suwarno juga turut diselidiki.
"Seandainya masih hidup dia dikenakan pasal 359 KUHP akibat kelalaian menyebabkan kematian," ujar Abubakar.
Mengapa saat diamankan Suwarno masih diperkenankan membawa senjata?
"Ini tengah dilakukan penyelidikan. Secara teknis memang kurang tepat," tandas Abubakar. (nwk/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 10:21 WIB
Rencana Konser Lady Gaga Dinilai Dipolitisasi
-
Minggu, 27/05/2012 10:16 WIB
Semua Kader PD Wajib Penuhi Panggilan KPK Soal Uang ke Kongres
-
Minggu, 27/05/2012 10:14 WIB
Bali Money Lebih Dikenal Warga Australia Daripada Rupiah
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
