detikcom

Wartawan Dilarang Meliput di Mapolda Sulselbar foto

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Senin, 15/12/2008 15:55 WIB
dok detikcom
Makassar Belasan wartawan dari berbagai media di Makassar dilarang melakukan peliputan di Mapolda Sulselbar. Pintu gerbang Mapolda Sulselbar tetap ditutup meski sejumlah wartawan telah melakukan negosiasi.

Sikap tak bersahabat aparat penegak hukum tersebut membuat para wartawan kecewa. Sebab para pemburu berita ini tidak bisa melakukan pekerjaan sebagaimana biasanya.

Kejadian ini baru pertama kali dialami oleh para wartawan yang biasa meliput di Mapolda Sulselbar. Sejumlah petugas polisi yang berada di dekat pos penjagaan tidak mau menjelaskan alasan pelarangan meliput bagi wartawan. Mereka mengatakan hanya menjalani perintah atasan.

"Aneh ada apa ini. Ini kali pertama kami dilarang meliput di tempat ini," tukas Mardiana, salah seorang wartawan di depan Mapolda Sulselbar, Senin (15/12/2008).

Mardiana dan belasan wartawan lainnya bermaksud mencari informasi mengenai beberapa kasus yang sedang ditangani Polda Sulselbar, seperti kondisi keamanan pascafatwa Mahkamah Agung (MA) soal Pilgub Sulbar tahun 2006, di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, dan pemeriksaan Upi Asmaradhana di ruang Bareskrim atas kasus pencemaran nama baik Kapolda Sulselbar.

Jumadi, wartawan lainnya, juga sangat menyesalkan kebijakan Polda Sulselbar. Dia menilai hal ini tak terlepas dari sikap Kapolda Sulselbar Sisno Adiwinoto yang tidak bisa bersikap profesional. "Sisno seharusnya dikembalikan ke Jakarta," teriak Jumadi.

(mna/djo)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel