detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 11/12/2008 13:26 WIB

'Groupies' Muchdi Pr Meriahkan Sidang Munir

Reza Yunanto - detikNews
Jakarta - Bukan hanya artis atau grup musik ternama memiliki 'groupies'. Muchdi Pr yang didakwa terlibat pembunuhan Munir ternyata punya kelompok penggemar. Cukup terorganisir dan punya kaos seragam pula.

Anggota 'groupies' Muchdi PR ini terdiri dari puluhan pria berbadan kekar yang menamakan diri "Solidaritas Untuk Kebebasan Muchdi". Pada detikcom mereka mengaku berasal dari organisasi Forum Betawi Rempug (FBR) dan Tapak Suci (perguruan pencak silat di mana Muchdi Pr duduk sebagai pembinanya).

Mereka hadir di sidang kasus Munir dengan agenda pembacaan pledoi Muchdi Pr, Kamis (11/12/2008), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kelompok kecil ini tampil dengan kaos seragam warna kuning dan biru yang masing-masing bertuliskan "Lawan Intervensi Asing" dan "Demi Keadilan, Bebaskan Muchdi".

Kedatangan mereka benar-benar 'memeriahkan suasana' sidang. Hingga berakhirnya sidang yang berlangsung sejak 08.00 WIB, berulang kali 'groupies' itu meneriakkan pekik "Bebaskan Muchdi".

Uniknya tidak ada teguran meluncur dari mulut majelis hakim, layaknya keributan dalam sidang pengadilan kasus lainnya. Sementara Muchdi yang dielu-elukan, juga tetap duduk tenang di kursi terdakwa menyimak pledoi yang dibacakan tim kuasa hukumnya.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lh/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%