detikcom
Kamis, 11/12/2008 13:26 WIB

Jual Ginjal Rp 70 Juta

Mantan Pengusaha Kaya Bangkrut Karena Ditipu Anggota DPR

Ken Yunita - detikNews
Jakarta - Mantan pengusaha kaya, DI, yang akan menjual ginjalnya Rp 70 juta melarat gara-gara anggota DPR. Sebelum bangkrut, aset perusahaan DI mencapai Rp 5 miliar lebih. Tapi semua ludes akibat ulah nakal anggota dewan.

Arsitek berusia 30 tahun itu mengaku kena tipu seorang anggota DPR. Wakil rakyat dari Senayan itu, kata DI, memiliki utang kepadanya hingga Rp 2 miliar lebih.

"Kebangkrutan saya mulai dari situ. Saya mengerjakan proyek pejabat (anggota DPR) mulai dari beberapa rumahnya, kantor dan apartemennya. Tapi dia nggak mau bayar," kata DI saat berbincang dengan detikcom, Kamis (11/12/2008).

DI sudah berusaha menagih piutang dari anggota DPR tersebut. Namun selalu gagal. "Saya sudah pakai debt collector segala, tapi gagal terus," lanjutnya.

Namun DI enggan menyebutkan siapa anggota dewan yang telah menipunya itu. Dia beralasan, kini fokusnya hanya ingin menyelamatkan keluarganya.

"Jangan disebut dululah (nama anggota DPR itu). Saya hanya ingin menyelamatkan keluarga saya dulu dan orang-orang yang dulu kerja sama saya. Saya akan jual ginjal dulu," kata DI.

DI menawarkan ginjalnya seharga Rp 70 juta. Pria yang sudah berkeluarga namun belum dikaruniai anak itu berharap, uang hasil menjual ginjal dapat digunakan untuk memperbaiki hidupnya yang amburadul.

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ken/iy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
71%
Kontra
29%