Serangan Udara AS Tewaskan 6 Polisi Afghanistan
Rabu, 10/12/2008 16:20 WIB
AFP
Kabul
Lagi-lagi korban jiwa berjatuhan akibat serangan pasukan AS. Enam polisi Afghanistan dan seorang warga sipil tewas dalam operasi yang dilancarkan pasukan AS.
Mereka tewas dalam serangan pasukan AS yang menargetkan gerilyawan Taliban di Afghanistan selatan. Sebanyak 13 orang lainnya terluka dalam gempuran udara itu.
"Seorang warga lokal dan enam polisi tewas dan 13 orang lainnya luka-luka dalam serangan udara itu," kata juru bicara militer AS seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/12/2008).
Serangan itu sebenarnya dimaksudkan menggempur seorang komandan Taliban. Namun yang terjadi malah pasukan AS membombardir sebuah kantor polisi di Provinsi Zabul, Afghanistan selatan.
Wakil kepala kepolisian Zabul, Ghulam Jailani Khan mengatakan, gempuran AS itu terjadi sebelum subuh, Rabu, 10 Desember waktu setempat. Gempuran itu "total menghancurkan" kantor polisi.
Militer AS dan Afghanistan saat ini tengah melakukan penyelidikan bersama atas insiden ini.
Pasukan dan warga sipil Afghan kerap menjadi korban gempuran pasukan koalisi pimpinan AS. Padahal sebenarnya target koalisi adalah para militan Taliban.
Pada 22 Oktober lalu, 9 tentara Afghan tewas di Provinsi Khost di perbatasan dengan Pakistan. Saat itu sejumlah helikopter pimpinan AS membombardir lokasi yang diduga sebagai sarang Taliban. (ita/iy)
Mereka tewas dalam serangan pasukan AS yang menargetkan gerilyawan Taliban di Afghanistan selatan. Sebanyak 13 orang lainnya terluka dalam gempuran udara itu.
"Seorang warga lokal dan enam polisi tewas dan 13 orang lainnya luka-luka dalam serangan udara itu," kata juru bicara militer AS seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (10/12/2008).
Serangan itu sebenarnya dimaksudkan menggempur seorang komandan Taliban. Namun yang terjadi malah pasukan AS membombardir sebuah kantor polisi di Provinsi Zabul, Afghanistan selatan.
Wakil kepala kepolisian Zabul, Ghulam Jailani Khan mengatakan, gempuran AS itu terjadi sebelum subuh, Rabu, 10 Desember waktu setempat. Gempuran itu "total menghancurkan" kantor polisi.
Militer AS dan Afghanistan saat ini tengah melakukan penyelidikan bersama atas insiden ini.
Pasukan dan warga sipil Afghan kerap menjadi korban gempuran pasukan koalisi pimpinan AS. Padahal sebenarnya target koalisi adalah para militan Taliban.
Pada 22 Oktober lalu, 9 tentara Afghan tewas di Provinsi Khost di perbatasan dengan Pakistan. Saat itu sejumlah helikopter pimpinan AS membombardir lokasi yang diduga sebagai sarang Taliban. (ita/iy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 09:45 WIB
Komisi V Desak KNKT dan Kemenhub Bentuk Tim Investigasi FDR Sukhoi
-
Minggu, 27/05/2012 09:37 WIB
Gede Pasek Janji Bawa Komisi III Lebih Baik Dalam Fungsi Pengawasan
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
221 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
