Sekjen PBB Frustrasi Dengan Sikap Junta Myanmar
Sabtu, 06/12/2008 13:40 WIB
AFP
New York
Sekjen PBB Ban Ki-moon mengaku frustrasi dengan sikap junta militer Myanmar yang tidak juga memulihkan demokrasi. Belum lagi soal pemimpin demokrasi Aung San Suu Kyi yang masih terus dikenai tahanan rumah oleh junta.
Kepada para wartawan di markas besar PBB di New York, Ban menyatakan, dirinya tak cuma memiliki harapan tinggi namun juga frustrasi yang kian meningkat "karena upaya-upaya kita belum mendatangkan hasil yang kita semua harapkan."
"Saya merasakan ekspektasi dan frustrasi," tutur pemimpin badan dunia itu seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/12/2008).
Ban berharap junta Myanmar akan melaksanakan komitmen mereka termasuk pembebasan para tahanan politik, termasuk Suu Kyi.
"Saya menyerukan pemerintah Myanmar untuk merespon dengan positif tanpa ditunda-tunda lagi terhadap usulan-usulan spesifik kami," ujar Ban.
Ban pun mendesak semua negara untuk menggunakan semua cara yang ada guna menekan pemerintah Myanmar agar melakukan komitmen mereka.
Bulan lalu, lebih dari 100 aktivis Myanmar mendapat vonis hukuman berat maksimum 68 tahun kurungan. Para aktivis yang dipenjara tersebut termasuk anggota partai National League for Democracy (NLD) pimpinan Suu Kyi, jurnalis, pekerja kemanusiaan, biksu dan pengacara. (ita/ita)
Kepada para wartawan di markas besar PBB di New York, Ban menyatakan, dirinya tak cuma memiliki harapan tinggi namun juga frustrasi yang kian meningkat "karena upaya-upaya kita belum mendatangkan hasil yang kita semua harapkan."
"Saya merasakan ekspektasi dan frustrasi," tutur pemimpin badan dunia itu seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (6/12/2008).
Ban berharap junta Myanmar akan melaksanakan komitmen mereka termasuk pembebasan para tahanan politik, termasuk Suu Kyi.
"Saya menyerukan pemerintah Myanmar untuk merespon dengan positif tanpa ditunda-tunda lagi terhadap usulan-usulan spesifik kami," ujar Ban.
Ban pun mendesak semua negara untuk menggunakan semua cara yang ada guna menekan pemerintah Myanmar agar melakukan komitmen mereka.
Bulan lalu, lebih dari 100 aktivis Myanmar mendapat vonis hukuman berat maksimum 68 tahun kurungan. Para aktivis yang dipenjara tersebut termasuk anggota partai National League for Democracy (NLD) pimpinan Suu Kyi, jurnalis, pekerja kemanusiaan, biksu dan pengacara. (ita/ita)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Rabu, 23/05/2012 02:25 WIB
Apartemen Milik Dhana Belum Juga Disita Kejagung
-
Rabu, 23/05/2012 01:26 WIB
Ungkap Kasus Korupsi Indosat, Kejagung Periksa Pejabat Kemenkominfo
-
Rabu, 23/05/2012 01:16 WIB
Jakarta Harus Bisa Jadi Kota Jasa Bertaraf Internasional
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
Rabu, 23/05/2012 00:14 WIB
Perusahaan Bakrie di Jambi Minta Perusakan Kamp Karyawan Diusut
-
Selasa, 22/05/2012 16:09 WIB
Gara-gara Lady Gaga, Ruhut & 2 Aktivis Muslim Adu Mulut Sengit
-
Rabu, 23/05/2012 00:48 WIB
Ada Penumpang Mencurigakan, Pesawat Tujuan Charlotte Dialihkan
-
Selasa, 22/05/2012 12:32 WIB
Ayahanda Korban Sukhoi: Susana Tetap Manis & Cantik
-
Rabu, 23/05/2012 01:10 WIB
Istana Bantah Ibu Ani akan Kunjungi Situs Gunung Padang
-
678 Komentar
-
451 Komentar
-
228 Komentar
-
225 Komentar
Lapsus
Index »
-
Senin, 21/05/2012 12:10 WIB
Berapapun Dibayar Asal Bungkam
-
Kamis, 17/05/2012 09:18 WIB
Mukjizat yang Tak Terulang
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 471.000
- Rp 2,790.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)
_3.gif)
